<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5187213046365919440</id><updated>2012-02-02T04:18:00.603-08:00</updated><category term='VISUAL'/><title type='text'>Gita luphysics Blog</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://luphysics08.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5187213046365919440/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luphysics08.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Gita luphysics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01643547361027246525</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-901D5S6oYZs/TeDwKDwYt7I/AAAAAAAAALM/Ssei8inmveI/s220/images.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>26</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5187213046365919440.post-2624953849786958947</id><published>2011-07-01T20:21:00.000-07:00</published><updated>2011-07-01T20:47:21.569-07:00</updated><title type='text'>HATI-HATILAH KALIAN DARI FITNAH WANITA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-K0uwMND4km8/Tg6RZSW716I/AAAAAAAAAOQ/NPTVGwkpW9c/s1600/fitnah-wanita.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 249px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-K0uwMND4km8/Tg6RZSW716I/AAAAAAAAAOQ/NPTVGwkpW9c/s320/fitnah-wanita.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5624592848243120034" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Imam Al-Bukhari Rahimahullaahu Ta’aala berkata (9/ no.5096): “Adam menceritakan kepada kami, Syu’bah telah menceritakan kepada kami, dari Sulaiman At-Taimi, ia berkata :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;”Aku mendengar Aba Utsman An-Nahdi dari Usamah bin Zaid Radhiyallahu’anha dari Nabi Shallallahu’alaihi wasallam bersabda : “Tidaklah aku tinggalkan suatu fitnah yang lebih berbahaya bagi laki-laki daripada wanita”&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan dikeluarkan juga oleh Muslim (4/2097) dan At-Tirmidzi (2780) dan ia berkata : “Hadits hasan shahih”, Dan Ibnu Majah (3998). Adapun sisi bahaya wanita bagi laki-laki adalah apa yang dijelaskan oleh Al-Mubarokfuri Rahimahullaahu Ta’aala dalam At-Tuhfah (8/53):&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Karena kebanyakan tabi’at laki-laki condong kepada mereka, sehingga mereka terjatuh kedalam keharaman karena mereka, terjadinya perang dan permusuhan dengan sebab mereka, dan minimal mereka membuat kaum laki-laki cita pdaa dunia, maka kerusakan apa yang lebih besar dari ini. Perkataan beliau: “Setelahku”, karena wanita menjadi fitnah yang lebih besar setelah beliau wafat”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Hafidz berkata tentang hadits ini: “Sesungguhnya fitnah wanita itu lebih berbahaya daripada fitnah selainnya, dan ini dikuatkan firman Allah Subhanahu Wa Ta’alla :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu wanita-wanita . . .”. [Al-Imran : 14]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah menjadikan wanita sebagai sumber syahwat dan memulai dengan penyebutan wanita sebelum macam-macam syahwat yang lain, sebagai isyarat bahwa mereka para wanita adalah pokok-pokok dalam hal itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana syaithan memfitnah bani Adam dengan menghiasi kebatilan kepada mereka (sehingga seperti) kebenaran dan seruan mereka kepada kebatilan, sebagaimana Allah Subhanahu Wa Ta’alla berfirman dalam rangka memperingatkan hamban-Nya darinya:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;“Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh syaithan, sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapakmu dari Jannah, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya auratnya. Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan syaithan-syaithan itu pemimpin-pemimpin bagi orang-orang yang tidak beriman”. (Al-A’raaf: 27).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ad-dunya mata’ , khoirul mata’ al mar’atus sholihah.Dunia adalah perhiasan, perhiasan dunia yang baik adalah Wanita sholihah.”. Siapakah gerangan wanita yang tidak ingin menjadi wanita sholehah? Ana yakin semua wanita ingin seperti itu karena jannah adalah impiannya. Namun, ternyata sangatlah sulit untuk menjadi mutiara-mutiara umat teresebut.Jika melihat diri ini, tentu takkan jauh dari dosa. Namun perbaikan diri senantiasa selalu dilakukan, meluruskan niat hanya kepadaNya dan selalu memohon ampun atas segala kesalahan agar kita mampu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerja sama yang baik antara laki-laki dan perempuan untuk saling menjaga hijab adalah salah satu jalan agar tidak teratuh pada hal yang dimurkai Allah. Para wanita menjaga laki-laki dengan hijab syar’inya, serta  laki-laki menundukkan pandangan. Masya Allah sungguh kententraman yang akan terjadi bila saling menghargai dan saling menghormati.&lt;br /&gt;Untukku dan untukmu wahai muslimah…. Perkayalah diri dengan ilmu, percantik diri dengan aqidah, dan bentengi diri dengan iman sehingga kita mampu menjadi bidadari dunia dan akhirat. aamiin&lt;br /&gt;Wallahu Ta’ala A’lam&lt;br /&gt;Ref : Untukmu Muslimah kupersembahkan nasehatku..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5187213046365919440-2624953849786958947?l=luphysics08.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luphysics08.blogspot.com/feeds/2624953849786958947/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://luphysics08.blogspot.com/2011/07/hati-hatilah-kalian-dari-fitnah-wanita.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5187213046365919440/posts/default/2624953849786958947'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5187213046365919440/posts/default/2624953849786958947'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luphysics08.blogspot.com/2011/07/hati-hatilah-kalian-dari-fitnah-wanita.html' title='HATI-HATILAH KALIAN DARI FITNAH WANITA'/><author><name>Gita luphysics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01643547361027246525</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-901D5S6oYZs/TeDwKDwYt7I/AAAAAAAAALM/Ssei8inmveI/s220/images.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-K0uwMND4km8/Tg6RZSW716I/AAAAAAAAAOQ/NPTVGwkpW9c/s72-c/fitnah-wanita.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5187213046365919440.post-1105914896332000270</id><published>2011-06-19T15:58:00.000-07:00</published><updated>2011-06-19T16:02:12.941-07:00</updated><title type='text'>Rapatkan dan Luruskan Shaf (Barisan) Sholat</title><content type='html'>Penulis memperhatikan bahwa pada sebagian besar masjid/musholla yang telah penulis kunjungi untuk melaksanakan sholat, senantiasa terdapat beberapa wanita yang melaksanakan sholat berjama’ah namun antar jama’ah wanita tersebut terdapat jarak/celah yang lebarnya bahkan sampai  1 (satu) meter.  Terkadang bila sholat berjama’ah dan penulis bermaksud merapatkan shaf, maka jama’ah disebelah kanan/kiri malah semakin menjauhkan kaki mereka dari kaki penulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua kondisi diatas membuat sedih penulis,  karena dalam Islam pada saat melaksanakan sholat berjama’ah kita dianjurkan untuk senantiasa meluruskan shaf dan menutup celahnya (merapatkannya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal tersebut berdasarkan hadits ‘Aisyah Radhiallahu ‘anha, dia bercerita : Rasulullah Shollallahu ‘alayhi wa Sallam bersabda :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya Allah dan Para Malaikat-Nya bershalawat atas orang-orang yang menyambung barisan. Barang siapa menutupi kerenggangan (yang ada dalam barisan), niscaya dengannya Allah akan meninggikannya satu derajat.” (HR. Ibnu Majah,Ahmad, Ibnu Khuzaimah,Al-Hakim,  dinilai Shahih oleh Adz-Dzahabi dan al-Albani).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Nu’man bin Basyir, ia berkata : Aku pernah mendengar Rasulullah Shollallahu’alayhi wa Sallam bersabda : “Hendaklah kamu benar-benar meluruskan shafmu, atau (kalau tidak;maka) Allah akan jadikan perselisihan di antaramu.” (Muttafaq ‘alayhi, Bukhari No. 717 dan Muslim No.436)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits ini juga telah diriwayatkan oleh Abu Dawud No. 552 dan Ahmad (IV:276) dan dishahihkan oleh al Albani dalam ash Shahihah no.32 secara lengkap, setelah membawakan hadits di atas, maka Nu’man bin Basyir radhiallahu ‘anhu berkata :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maka saya (Nu’man bin Basyir) melihat seorang laki-laki (dari para Shahabat) menempelkan bahunya ke bahu yang ada disampingnya, dan lututnya dengan lutut yang ada disampingnya serta mata kakinya dengan mata kaki yang ada disampingnya).”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernyataan Nu’man bin Basyir ini juga telah disebutkan oleh Imam Bukhari didalam kitab Shahihnya (II:447-Fat-hul Bari).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan pula Dari Ibnu Umar bahwasanya Rasulullah Shollallahu  ’alayhi wa Sallam telah bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Luruskanlah shaf-shafmu! Sejajarkan antara bahumu (dengan bahu saudaranya yang berada disamping kanan dan kiri), isilah bagian yang masih renggang, berlaku lembutlah terhadap tangan saudaramu (yang hendak mengisi kekosongan atau kelonggaran shaf), dan janganlah kamu biarkan kekosongan yang ada di shaf untuk diisi oleh setan. Dan barangsiapa yang menyambung shaf, pastilah Allah akan menyambungnya, sebaliknya barangsiapa yang memutuskan shaf; pastilah Allah akan memutuskannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Shahih. Abu Dawud no:666, dan telah dishahihkan oleh Ibnu Khuzaimah, al Hakim, Nawawi dan al Albani. Lihat : Fat-hul Bari (II:447) dan Shahihut Targhib Wat Tarbib no:492).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehingga bengkoknya shaf akan mengakibatkan permusuhan dan pertentangan hati, kekurangan iman dan hilangnya kekhusyu’an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana lurusnya sebuah shaf termasuk (sebagian dari) kesempurnaan sholat, yang demikian itu diungkapkan  di dalam sabda Rasulullah shollallaahu ‘alayhi wa Sallam,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Karena lurusnya shaf itu sebagian dari kesempurnaan shalat.” (HR. Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam riwayat lain :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Karena lurusnya shaf itu sebagian dari baiknya sholat”(HR. Al-Bukhari &amp; Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhty, Para Shahabat Radhiallahu ‘anhum sangatlah memperhatikan masalah merapatkan dan meluruskan shaf ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan dari Umar bahwasanya ia menugasi beberapa orang laki-laki untuk merapikan shaf makmum, dan ia (Umar) tidak bertakbir untuk memulai sholatnya melainkan setelah dilaporkan oleh para petugasnya itu bahwa shaf telah rapi semua, begitulah juga diriwayatkan dari Ali dan ‘Utsman, bahwa keduanya dahulu biasa melakukan hal itu setiap sebelum memulai sholat, dan mereka berdua biasa berkata (sebelum memulai shalat); “Istawu (luruskan shafmu)” bahkan Ali berkata: “Wahai Fulan! Majulah,” (Dan berkata kepada yang lainnya:) ” Wahai fulan, mundurlah. (Lihat pula riwayat-riwayatnya di dalam kitab al Muwaththa’, Imam Malik : no. 234, 375, 376).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Ukhty Muslimah, mari rapatkan dan luruskan shaf kita  karena hal itu merupakan sunnah Nabi Shollallahu ‘alayhi wa sallam yang agung. Maka marilah kita menghidupkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merapatkan dan meluruskan shaf dilakukan dengan cara merapatkan bahu, lutut, dan mata kaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga dengannya, Allah mengangkat derajat kita, menjauhkan perselisihan dan permusuhan di antara kita. Amiin…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Ensiklopedi Shalat menurut Al-Qur’an dan As-Sunnah, Dr. Sa’id bin ’Ali bin Wahf al-Qahthani, Pustaka Imam Asy-Syafi’i , Hal 580-581&lt;br /&gt;2.Ensiklopedi Mini Keutamaan Sholat Berjama’ah , Prof. Dr. Fadhl Ilahi ,  Salwa Press, Hal. 42&lt;br /&gt;3.Pengaruh Shalat terhadap Iman dan Jiwa Menurut Al-Qur’an dan As-Sunnah, Husain bin ‘Audah al-’Awayisyah, Pustaka Imam Asy-Syafi’i, Hal. 18&lt;br /&gt;4.Apa Kata Imam Syafi’i tentang Meluruskan dan Merapatkan Shaf Shalat, Ibnu Saini bin Muhammad bin Musa, Pustaka Abdullah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://jilbab.or.id/archives/890-rapatkan-dan-luruskan-shaf-barisan-sholat/#more-890&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5187213046365919440-1105914896332000270?l=luphysics08.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luphysics08.blogspot.com/feeds/1105914896332000270/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://luphysics08.blogspot.com/2011/06/rapatkan-dan-luruskan-shaf-barisan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5187213046365919440/posts/default/1105914896332000270'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5187213046365919440/posts/default/1105914896332000270'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luphysics08.blogspot.com/2011/06/rapatkan-dan-luruskan-shaf-barisan.html' title='Rapatkan dan Luruskan Shaf (Barisan) Sholat'/><author><name>Gita luphysics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01643547361027246525</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-901D5S6oYZs/TeDwKDwYt7I/AAAAAAAAALM/Ssei8inmveI/s220/images.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5187213046365919440.post-620365351583946436</id><published>2011-06-03T19:09:00.000-07:00</published><updated>2011-06-03T19:09:18.371-07:00</updated><title type='text'>Adakah Anjuran Puasa di Bulan Rajab?</title><content type='html'>&lt;a href="http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/adakah-anjuran-puasa-di-bulan-rajab.html"&gt;Adakah Anjuran Puasa di Bulan Rajab?&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5187213046365919440-620365351583946436?l=luphysics08.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/adakah-anjuran-puasa-di-bulan-rajab.html' title='Adakah Anjuran Puasa di Bulan Rajab?'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luphysics08.blogspot.com/feeds/620365351583946436/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://luphysics08.blogspot.com/2011/06/adakah-anjuran-puasa-di-bulan-rajab.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5187213046365919440/posts/default/620365351583946436'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5187213046365919440/posts/default/620365351583946436'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luphysics08.blogspot.com/2011/06/adakah-anjuran-puasa-di-bulan-rajab.html' title='Adakah Anjuran Puasa di Bulan Rajab?'/><author><name>Gita luphysics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01643547361027246525</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-901D5S6oYZs/TeDwKDwYt7I/AAAAAAAAALM/Ssei8inmveI/s220/images.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5187213046365919440.post-2845167107599898293</id><published>2011-05-29T05:58:00.000-07:00</published><updated>2011-05-29T06:21:15.526-07:00</updated><title type='text'>BIOETANOL DARI UBI KAYU</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-jj-Tpu1woCk/TeJDZraLXLI/AAAAAAAAALs/_gvjKHAlnyI/s1600/Slide1.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-jj-Tpu1woCk/TeJDZraLXLI/AAAAAAAAALs/_gvjKHAlnyI/s400/Slide1.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5612122194085371058" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-YpSt8588fT8/TeJDfvYj55I/AAAAAAAAAL0/F6wt9YJ6d6s/s1600/Slide2.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-YpSt8588fT8/TeJDfvYj55I/AAAAAAAAAL0/F6wt9YJ6d6s/s400/Slide2.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5612122298231547794" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-M7wipnIq7b0/TeJDpFZE-1I/AAAAAAAAAL8/aQrkpN6aT8Y/s1600/Slide3.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-M7wipnIq7b0/TeJDpFZE-1I/AAAAAAAAAL8/aQrkpN6aT8Y/s400/Slide3.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5612122458758118226" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-AurkDfgKiJA/TeJEBQ41sHI/AAAAAAAAAME/AoBfsUYmFYo/s1600/Slide4.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-AurkDfgKiJA/TeJEBQ41sHI/AAAAAAAAAME/AoBfsUYmFYo/s400/Slide4.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5612122874160984178" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-Xzzlm1diVWE/TeJEMIGSiAI/AAAAAAAAAMM/HERiW_5rcbw/s1600/Slide5.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-Xzzlm1diVWE/TeJEMIGSiAI/AAAAAAAAAMM/HERiW_5rcbw/s400/Slide5.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5612123060780042242" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/--MsTwEC0k8Q/TeJETdXNl3I/AAAAAAAAAMU/tc2z0r4EH7c/s1600/Slide6.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/--MsTwEC0k8Q/TeJETdXNl3I/AAAAAAAAAMU/tc2z0r4EH7c/s400/Slide6.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5612123186747250546" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-itIsqRDzi6g/TeJEbIlJ0_I/AAAAAAAAAMc/ZVRf9ZzQqsE/s1600/Slide7.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-itIsqRDzi6g/TeJEbIlJ0_I/AAAAAAAAAMc/ZVRf9ZzQqsE/s400/Slide7.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5612123318607533042" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-W46AkvDq-Kc/TeJEgwG6f0I/AAAAAAAAAMk/4yZwq6JXc00/s1600/Slide8.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-W46AkvDq-Kc/TeJEgwG6f0I/AAAAAAAAAMk/4yZwq6JXc00/s400/Slide8.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5612123415117463362" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-MBW4NWfTKIs/TeJEnqhp3nI/AAAAAAAAAMs/SNgvI8DeHnY/s1600/Slide9.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-MBW4NWfTKIs/TeJEnqhp3nI/AAAAAAAAAMs/SNgvI8DeHnY/s400/Slide9.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5612123533878091378" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-fNfrRay2q38/TeJHJ0F_fgI/AAAAAAAAANE/9BxlbGyqTNk/s1600/Slide10.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-fNfrRay2q38/TeJHJ0F_fgI/AAAAAAAAANE/9BxlbGyqTNk/s400/Slide10.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5612126319585230338" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-xufbEnAiKt4/TeJHisaauYI/AAAAAAAAANM/1cMJMpLCGyk/s1600/Slide11.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-xufbEnAiKt4/TeJHisaauYI/AAAAAAAAANM/1cMJMpLCGyk/s400/Slide11.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5612126747020147074" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-5I4mRXgZyfs/TeJHnrJ5qzI/AAAAAAAAANU/VBjXCpX9GJI/s1600/Slide12.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-5I4mRXgZyfs/TeJHnrJ5qzI/AAAAAAAAANU/VBjXCpX9GJI/s400/Slide12.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5612126832581782322" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-nEjm2i9gz7U/TeJHy4_SS0I/AAAAAAAAANc/WA9EFQ0iqXI/s1600/Slide14.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-nEjm2i9gz7U/TeJHy4_SS0I/AAAAAAAAANc/WA9EFQ0iqXI/s400/Slide14.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5612127025273916226" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-I9IzNBjB1Kg/TeJH5BWBgdI/AAAAAAAAANk/4-pS2l5nI14/s1600/Slide15.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-I9IzNBjB1Kg/TeJH5BWBgdI/AAAAAAAAANk/4-pS2l5nI14/s400/Slide15.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5612127130595983826" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-DGcyvkljHRA/TeJH-3VT0TI/AAAAAAAAANs/-rH1JtC0bwc/s1600/Slide16.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-DGcyvkljHRA/TeJH-3VT0TI/AAAAAAAAANs/-rH1JtC0bwc/s400/Slide16.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5612127230987850034" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-PH5lSsBJM_s/TeJIEh0yyeI/AAAAAAAAAN0/i7QaD-VjDjE/s1600/Slide17.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-PH5lSsBJM_s/TeJIEh0yyeI/AAAAAAAAAN0/i7QaD-VjDjE/s400/Slide17.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5612127328293538274" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-MFW8a_u_b90/TeJIKuprCSI/AAAAAAAAAN8/VrPWBPq3poY/s1600/Slide18.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-MFW8a_u_b90/TeJIKuprCSI/AAAAAAAAAN8/VrPWBPq3poY/s400/Slide18.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5612127434815768866" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5187213046365919440-2845167107599898293?l=luphysics08.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luphysics08.blogspot.com/feeds/2845167107599898293/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://luphysics08.blogspot.com/2011/05/bioetanol-dari-ubi-kayu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5187213046365919440/posts/default/2845167107599898293'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5187213046365919440/posts/default/2845167107599898293'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luphysics08.blogspot.com/2011/05/bioetanol-dari-ubi-kayu.html' title='BIOETANOL DARI UBI KAYU'/><author><name>Gita luphysics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01643547361027246525</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-901D5S6oYZs/TeDwKDwYt7I/AAAAAAAAALM/Ssei8inmveI/s220/images.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-jj-Tpu1woCk/TeJDZraLXLI/AAAAAAAAALs/_gvjKHAlnyI/s72-c/Slide1.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5187213046365919440.post-3633417665352587208</id><published>2011-05-23T15:47:00.000-07:00</published><updated>2011-05-23T15:57:16.073-07:00</updated><title type='text'>KISAH WANITA SHOLEHAH</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-6KH-2Cal7uc/TdrmQSpLgaI/AAAAAAAAALE/DxopPifa_wg/s1600/images.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 156px; height: 207px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-6KH-2Cal7uc/TdrmQSpLgaI/AAAAAAAAALE/DxopPifa_wg/s400/images.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5610049453400228258" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semoga kisah ini bisa menggugah hati kita dan bisa termotipasi lagi untuk meningkatkan ketaqwaan kita pada Allah. subhanallah..... memang wanita solehah ini sebaik baiknya perhiasan harta benda dunia.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Madinah ada seorang wanita cantik shalihah lagi bertakwa. Bila malam mulai merayap menuju tengahnya, ia senantiasa bangkit dari tidurnya untuk shalat malam dan bermunajat kepada Allah. Tidak peduli waktu itu musim panas ataupun musim dingin, karena disitulah letak kebahagiaan dan ketentramannya. Yakni pada saat dia khusyu’ berdoa, merendah diri kepada sang Pencipta, dan berpasrah akan hidup dan matinya hanya kepada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia juga amat rajin berpuasa, meski sedang bepergian. Wajahnya yang cantik makin bersinar oleh cahaya iman dan ketulusan hatinya.&lt;br /&gt;Suatu hari datanglah seorang lelaki untuk meminangnya, konon ia termasuk lelaki yang taat dalam beribadah. Setelah shalat istiharah akhirnya ia menerima pinangan tersebut. Sebagaimana adat kebiasaan setempat, upacara pernikahan dimulai pukul dua belas malam hingga adzan subuh. Namun wanita itu justru meminta selesai akad nikah jam dua belas tepat, ia harus berada di rumah suaminya. Hanya ibunya yang mengetahui rahasia itu. Semua orang ta’jub. Pihak keluarganya sendiri berusaha membujuk wanita itu agar merubah pendiriannya, namun wanita itu tetap pada keinginannya, bahkan ia bersikeras akan membatalkan pernikahan tersebut jika persyaratannya ditolak. Akhirnya walau dengan bersungut pihak keluarga pria menyetujui permintaan sang gadis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu terus berlalu, tibalah saat yang dinantikan oleh kedua mempelai. Saat yang penuh arti dan mendebarkan bagi siapapun yang akan memulai hidup baru. Saat itu pukul sembilan malam. Doa ‘Barakallahu laka wa baaraka alaika wa jama’a bainakuma fii khairin’ mengalir dari para undangan buat sepasang pengantin baru. Pengantin wanita terlihat begitu cantik. Saat sang suami menemui terpancarlah cahaya dan sinar wudhu dari wajahnya. Duhai wanita yang lebih cantik dari rembulan, sungguh beruntung wahai engkau lelaki, mendapatkan seorang istri yang demikian suci, beriman dan shalihah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam mulai mendekati angka dua belas, sesuai perjanjian saat sang suami akan membawa istri ke rumahnya. Sang suami memegang tangan istrinya sambil berkendara, diiringi ragam perasaan yang bercampur baur menuju rumah baru harapan mereka. Terutama harapan sang istri untuk menjalani kehidupan yang penuh dengan keikhlasan dan ketakwaan kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setibanya disana, sang istri meminta ijin suaminya untuk memasuki kamar mereka. Kamar yang ia rindukan untuk membangung mimpi-mimpinya. Dimana di kamar itu ibadah akan ditegakkan dan menjadi tempat dimana ia dan suaminya melaksanakan shalat dan ibadah secara bersama-sama. Pandangannya menyisir seluruh ruangan. Tersenyum diiringi pandangan sang suami mengawasi dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senyumnya seketika memudar, hatinya begitu tercekat, bola matanya yang bening tertumbuk pada sebatang mandolin yang tergeletak di sudut kamar. Wanita itu nyaris tak percaya. Ini nyatakah atau hanya fatamorgana? Ya Allah, itu nyanyian? Oh bukan, itu adalah alat musik. Pikirannya tiba-tiba menjadi kacau. Bagaimanakah sesungguhnya kebenaran ucapan orang tentang lelaki yang kini telah menjadi suaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh…segala angan-angannya menjadi hampa, sungguh ia amat terluka. Hampir saja air matanya tumpah. Ia berulang kali mengucap istighfar, Alhamdulillah ‘ala kulli halin. “Ya bagaimanapun yang dihadapi alhamdulillah. Hanya Allah yang Maha Mengetahui segala kegaiban.”&lt;br /&gt;Ia menatap suaminya dengan wajah merah karena rasa malu dan sedih, serta setumpuk rasa kekhawatiran menyelubung. “Ya Allah, aku harus kuat dan tabah, sikap baik kepada suami adalah jalan hidupku.” Kata wanita itu lirih di lubuk hatinya. Wanita itu berharap, Allah akan memberikan hidayah kepada suaminya melalui tangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka mulai terlibat perbincangan, meski masih dibaluti rasa enggan, malu bercampur bahagia. Waktu terus berlalu hingga malam hampir habis. Sang suami bak tersihir oleh pesona kecantikan sang istri. Ia bergumam dalam hati, “Saat ia sudah berganti pakaian, sungguh kecantikannya semakin berkilau. Tak pernah kubayangkan ada wanita secantik ini di dunia ini.” Saat tiba sepertiga malam terakhir, Allah ta’ala mengirimkan rasa kantuk pada suaminya. Dia tak mampu lagi bertahan, akhirnya ia pun tertidur lelap. Hembusan nafasnya begitu teratur. Sang istri segera menyelimutinya dengan selimut tebal, lalu mengecup keningnya dengan lembut. Setelah itu ia segera terdorong rasa rindu kepada mushalla-nya dan bergegas menuju tempat ibadahnya dengan hati melayang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang suami menuturkan, “Entah kenapa aku begitu mengantuk, padahal sebelumnya aku betul-betul ingin begadang. Belum pernah aku tertidur sepulas ini. Sampai akhirnya aku mendapati istriku tidak lagi disampingku. Aku bangkit dengan mata masih mengantuk untuk mencari istriku. Mungkin ia malu sehingga memilih tidur di kamar lain. Aku segera membuka pintu kamar sebelah. Gelap, sepi tak ada suara sama sekali. Aku berjalan perlahan khawatir membangunkannya. Kulihat wajah bersinar di tengah kegelapan, keindahan yang ajaib dan menggetarkan jiwaku. Bukan keindahan fisik, karena ia tengah berada di peraduan ibadahnya. Ya Allah, sungguh ia tidak meninggalkan shalat malamnya termasuk di malam pengantin. Kupertajam penglihatanku. Ia rukuk, sujud dan membaca ayat-ayat panjang. Ia rukuk dan sujud lama sekali. Ia berdiri di hadapan Rabbnya dengan kedua tangan terangkat. Sungguh pemandangan terindah yang pernah kusaksikan. Ia amat cantik dalam kekhusyu’annya, lebih cantik dari saat memakai pakaian pengantin dan pakaian tidurnya. Sungguh kini aku betul-betul mencintainya, dengan seluruh jiwa ragaku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seusai shalat ia memandang ke arah suaminya. Tangannya dengan lembut memegang tangan suaminya dan membelai rambutnya. Masya Allah, subhanallah, sungguh luar biasa wanita ini. Kecintaannya pada sang suami, tak menghilangkan kecintaannya kepada kekasih pertamanya, yakni ibadah. Ya, ibadah kepada Allah, Rabb yang menjadi kekasihnya. Hingga bulan kedepan wanita itu terus melakukan kebiasaannya, sementara sang suami menghabiskan malam-malamnya dengan begadang, memainkan alat-alat musik yang tak ubahnya begadang dan bersenang-senang. Ia membuka pintu dengan perlahan dan mendengar bacaan Al-Qur’an yang demikian syahdu menggugah hati. Dengan perlahan dan hati-hati ia memasuki kamar sebelah. Gelap dan sunyi, ia pertajam penglihatannya dan melihat istrinya tengah berdoa. Ia mendekatinya dengan lembut tapi cepat. Angin sepoi-sepoi membelai wajah sang istri. Ya Allah, perasaan laki-laki itu bagai terguyur. Apalagi saat mendengar istrinya berdoa sambil menangis. Curahan air matanya bagaikan butiran mutiara yang menghiasi wajah cantiknya.&lt;br /&gt;Tubuh lelaki itu bergetar hebat, kemana selama ini ia pergi, meninggalkan istri yang penuh cinta kasih? Sungguh jauh berbeda dengan istrinya, antara jiwa yang bergelimang dosa dengan jiwa gemerlap di taman kenikmatan, di hadapan Rabbnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelaki itu menangis, air matanya tak mampu tertahan. Sesaat kemudian adzan subuh. Lelaki itu memohon ampun atas dosa-dosanya selama ini, ia lantas menunaikan shalat subuh dengan kehusyuan yang belum pernah dilakukan seumur hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah buah dari doa wanita shalihah yang selalu memohonkan kebaikan untuk sang suami, sang pendamping hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa tahun kemudian, segala wujud pertobatan lelaki itu mengalir dalam bentuk ceramah, khutbah, dan nasihat yang tersampaikan oleh lisannya. Ya lelaki itu kini telah menjadi da’i besar di kota Madinah.&lt;br /&gt;Memang benar, wanita shalihah adalah harta karun yang amat berharga dan termahal bagi seorang lelaki bertakwa. Bagi seorang suami, istri shalihah merupakan permata hidupnya yang tak ternilai dan “bukan permata biasa”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Dari kumpulan kisah nyata, Abdur Razak bin Al Mubarak)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.facebook.com/notes/sandy-juliansyah/kisah-wanita-shaolehah/129082457118537&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5187213046365919440-3633417665352587208?l=luphysics08.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luphysics08.blogspot.com/feeds/3633417665352587208/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://luphysics08.blogspot.com/2011/05/kisah-wanita-sholehah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5187213046365919440/posts/default/3633417665352587208'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5187213046365919440/posts/default/3633417665352587208'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luphysics08.blogspot.com/2011/05/kisah-wanita-sholehah.html' title='KISAH WANITA SHOLEHAH'/><author><name>Gita luphysics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01643547361027246525</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-901D5S6oYZs/TeDwKDwYt7I/AAAAAAAAALM/Ssei8inmveI/s220/images.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-6KH-2Cal7uc/TdrmQSpLgaI/AAAAAAAAALE/DxopPifa_wg/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5187213046365919440.post-3475061070997383240</id><published>2011-05-05T03:38:00.000-07:00</published><updated>2011-05-05T04:26:54.263-07:00</updated><title type='text'>eksperimen material dan energi (FOTOKONDUKTIVITAS)</title><content type='html'>Tugas Individu&lt;br /&gt;Kelompok 2&lt;br /&gt;29 April 2011&lt;br /&gt;                                      &lt;span style="font-weight:bold;"&gt; BAB I&lt;br /&gt;                                    PENDAHULUAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;I.1 LATAR BELAKANG&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Fotokonduktivitas  adalah fenomena optik dan listrik di dalam suatu material yang menjadi lebih konduktif ketika menyerap radiasi elektromagnet seperti cahaya tampak, sinar ultraviolet, sinar inframerah, atau radiasi gamma. Ketika cahaya diserap oleh sebuah material seperti semikonduktor, jumlah dari perubahan elektron bebas dan hole meningkatkan konduktivitas listrik dari semikonduktor. Eksitasi cahaya  yang  menumbuk  semikonduktor harus mempunyai cukup  energi untuk meningkatkan jumlah elektron yang menyebrangi daerah terlarang atau oleh eksitasi pengotoran dalam daerahbandgap. Ketika tegangan dan beban resistor digunakan secara seri dengan semikonduktor, penurunan tegangan menyeberangi beban resistor dapat diukur ketika perubahan pada konduktivitas listrik berubah-ubah melalui lintasan aliran arus.  Peningkatan konduktivitas listrik disebabkan oleh eksitasi dari penambahan pengisian bebas yang diangkut oleh cahaya energi tinggi pada semikonduktor dan insulator.  Fotokonduktivitas merupakan suatu fenomena umum yang biasa dimiliki pada bahan semikonduktor. Dimana bahan semikonduktor akan meningkat harga konduktivitasnya apabila dikenai cahaya dengan panjang gelombang tertentu. Fenomena fotokonduktivitas juga dapat diamati pada bahan polimer (isolator) yang mana mempunyai sifat model energi yang sama dengan bahan semikonduktor. Pengukuran fotokonduktivitas pada PVK bisa dilakukan dengan menggunakan metoda penyinaran kontinyu yang mana dalam metoda ini sampel PVK disinari secara terus menerus sambil mengamati perubahan tegangan yang teijadi. Harga konduktivitas bahan akan meningkat selain karena pengarug sinar juga karena pengaruh doping.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;I.2 TUJUAN PERCOBAAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1. Menentukan karakteristik kurva hubungan hambatan dan intensitas penyinaran suatu sel fotokonduktor&lt;br /&gt;2. Mengetahui pengaruh intensitas cahaya terhadap perubahan jarak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;                                        BAB II&lt;br /&gt;                                     DAFTAR PUSTAKA&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Devices fotokonduktivitas dibuat dengan tujuan menghasilkan perubahan resistansi atau tegangan ketika disinari dengan suatu cahaya. Fotokonduktivitas sendiri adalah fenomena optik dan listrik di dalam suatu material yang menjadi lebih konduktif ketika menyerap radiasi electromagnet seperti cahaya tampak, sinar ultraviolet, sinar inframerah atau radiasi gamma. Ketika cahaya diserap oleh sebuah material seperti semikonduktor, jumlah dari perubahan electron bebas dan hole meningkatkan konduktivitas listrik dari semikonduktor. Eksitasi cahaya yang menumbuk semikonduktor harus mempunyai cukup energi untuk meningkatkan jumlah electron yang menyeberangi daerah terlarang atau oleh eksitasi pengotoran dengan daerah bandgap. Konduktivitas listrik σ (S/cm) berhubungan dengan resistivitas ρ (Ω cm) sesuai dalam persamaan 2.1:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;σ  = 1/ρ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peningkatan konduktivitas listrik disebabkan oleh eksitasi dari penambahan pengisian bebas yang diangkut oleh cahaya energi tinggi pada semikonduktor dan isolator. Material alami maupun buatan yang terdapat di alam dapat diklasifisikan menjadi tiga yaitu konduktor, isolator dan semikonduktor. Nilai dari konduktivitas listrik ketiga material tersebut berbeda. Material semikonduktor mempunyai nilai konduktivitas antara selang dari (10pangkat-8 – 10pangkat3) S/cm.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-Tl3BZAk_VH8/TcKH8fgRCYI/AAAAAAAAAJ8/5umYMk5CZTc/s1600/Presentation1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-Tl3BZAk_VH8/TcKH8fgRCYI/AAAAAAAAAJ8/5umYMk5CZTc/s320/Presentation1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5603190359721052546" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar 1. Spektrum konduktivitas listrik dan resistivitas&lt;br /&gt;Resistansi suatu material bergantung pada panjang, luas penampang lintang, tipe material dan temperature. Pada material ohmik resistansinya tidak bergantung pada arus dan hubungan empiris ini disebut dengan hukum Ohm yang dinyatakan sesuai dalam persamaan 2.2 : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;V = IR ; R = konstan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk material nonohmik, arus tidak sebanding dengan tegangan. Resistansinya bergantung pada arus, didefinisikan sesuai dalam persamaan 2.3:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;R=V/I&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurva hubungan arus dan tegangan pada material Ohmik adalah linear sedangkan material nonohmik kurva hubungannya tidak linear.  Resistansi suatu kawat penghantar sebanding dengan panjang kawat dan berbanding terbalik dengan luas penampang lintang sesuai dalam persamaan 2.4 :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;R = ρ  L/A&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimana ρ disebut resistivitas material penghantar. Satuan resistivitas adalah ohm meter (Ωm). Kebalikan dari resistivitas disebut konduktivitas . Adapun nilai konduktivitas suatu material bergantung dari sifat material tersebut. Nilai konduktivitas listrik suatu material dapat dilihat pada gambar. Konduktivitas listrik adalah kemampuan suatu bahan untuk menghantarkan arus listrik. Persamaan berikut merupakan hubungan konduktivitas listrik dan resistansi sesuai dalam persamaan 2.5 dan 2.6 :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;R = L/σA&lt;br /&gt;σ = L/RA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                                         BAB III&lt;br /&gt;                                   METODOLOGI PERCOBAAN&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;III.1 ALAT DAN BAHAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a.LDR (Light Depending Resistor) berfungsi untuk mengubah cahaya menjadi listrik.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-klLDcVx5zCg/TcKIJrjdnSI/AAAAAAAAAKE/-ORO_4FC_0c/s1600/Slide1.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-klLDcVx5zCg/TcKIJrjdnSI/AAAAAAAAAKE/-ORO_4FC_0c/s200/Slide1.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5603190586293984546" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;b.Ohm meter berfungsi untuk mengukur resistansi keluaran pada rangkaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-wgUl5DW_1PQ/TcKISD9otaI/AAAAAAAAAKM/x5ylxRSyaSE/s1600/Slide2.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-wgUl5DW_1PQ/TcKISD9otaI/AAAAAAAAAKM/x5ylxRSyaSE/s200/Slide2.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5603190730285168034" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;c.Lampu pijar berfungsi sebagai sumber cahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-42I0cnbSins/TcKIcCX98_I/AAAAAAAAAKU/KnurmKcVfng/s1600/Slide3.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-42I0cnbSins/TcKIcCX98_I/AAAAAAAAAKU/KnurmKcVfng/s200/Slide3.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5603190901657433074" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d.Kabel penghubung berfungsi untuk menghubungkan alat dengan rangkaian misalnya pada ohm meter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e.Pengatur cahaya berfungsi untuk memberikan intensitas cahaya yang berbeda-beda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-mjVbLopKpAw/TcKInFFBN3I/AAAAAAAAAKc/AFZT-YLj6V8/s1600/Slide4.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-mjVbLopKpAw/TcKInFFBN3I/AAAAAAAAAKc/AFZT-YLj6V8/s200/Slide4.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5603191091361822578" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;III.2 METODE PERCOBAAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Mengkalibrasi alat ohm meter terlebih dahulu.&lt;br /&gt;b. Memeriksa rangkaian apakah sudah saling terhubung dengan arus listrik atau belum.&lt;br /&gt;c. Setelah rangkaian telah siap, gunakan sumber cahaya lampu pijar dengan mengubah intensitasnya. Pengukuran dilakukan sebanyak 4 kali pada jarak yang tetap yakni 10cm kemudian ukur dengan menggunakan ohmmeter resistansi keluarannya.&lt;br /&gt;d. Dengan menggunakan intensitas yang sama pada data pertama, data kedua jarak berubah menjadi 15cm dan data ketiga pada jarak 20cm.&lt;br /&gt;e. Catat hasil pengamatan.&lt;br /&gt;f. Buatlah grafik hubungan antara resistansi dan intensitasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;III.3 WAKTU PERCOBAAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; Percobaan fotokonduktivitas bertempat di Laboratorium Material pada tanggal 29 April 2011, pukul 08.00-09.40 WITA.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;                                      BAB IV&lt;br /&gt;                                    PEMBAHASAN&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;IV.1 Data Percobaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;a.Tabel&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-OUEQqe2kmJU/TcKHvCBaMhI/AAAAAAAAAJ0/1SSoU5LMmm4/s1600/Slide5.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-OUEQqe2kmJU/TcKHvCBaMhI/AAAAAAAAAJ0/1SSoU5LMmm4/s400/Slide5.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5603190128468701714" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b.Kurva&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-b9NF_2_bn8A/TcKI0Ya6m-I/AAAAAAAAAKk/4zrxw3zOWRE/s1600/Slide6.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-b9NF_2_bn8A/TcKI0Ya6m-I/AAAAAAAAAKk/4zrxw3zOWRE/s400/Slide6.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5603191319892237282" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-LUFhMlb2bCY/TcKI_22zQjI/AAAAAAAAAKs/9T7f920Iz90/s1600/Slide7.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-LUFhMlb2bCY/TcKI_22zQjI/AAAAAAAAAKs/9T7f920Iz90/s400/Slide7.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5603191517040820786" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-FSvBG0ThoA0/TcKJQfeX69I/AAAAAAAAAK0/WcPrcB0UDSg/s1600/Slide8.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-FSvBG0ThoA0/TcKJQfeX69I/AAAAAAAAAK0/WcPrcB0UDSg/s400/Slide8.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5603191802822126546" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;VI.2 Pembahasan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Percobaan dilakukan sebanyak 3 kali pengambilan data dengan jarak yang berbeda-beda yakni 10cm, 15cm, dan 20cm. Pada masing-masing jarak digunakan Intensitas ; 1 (redup), 2 (agak terang), 3 (terang), dan 4 (terang sekali). Keluaran resistansi dibaca dengan menggunakan ohm meter. Dari data diatas ada beberapa hal yang kami dapatkan :&lt;br /&gt;-Semakin jauh jarak sumber dari sensor maka semakin tinggi pula nilai resistansi yang kami dapatkan.&lt;br /&gt;-Semakin terang intensitas atau semakin besar nilai intensitas cahaya yang diberikan maka semakin rendah nilai resistansi/hambatan yang kami dapakan. Hal ini menunjukkan, percobaan yang kami lakukan telah benar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                                         &lt;span style="font-weight:bold;"&gt; BAB V&lt;br /&gt;                                         PENUTUP&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;V.1 KESIMPULAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Adapun kesimpulan yang kami dapatkan adalah&lt;br /&gt;-Semakin jauh jarak sumber dari sensor maka semakin tinggi pula nilai resistansi yang kami dapatkan.&lt;br /&gt;-Semakin terang intensitas atau semakin besar nilai intensitas cahaya yang diberikan maka semakin rendah nilai resistansi/hambatan yang kami dapakan.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;V.1 SARAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;-Asisten yang seimbang dengan percobaan akan mempermudah praktikan.&lt;br /&gt;-Sebaiknya alat-alat yang akan digunakan pada saat Eksperimen telah tersedia pada Laboratorium tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                               &lt;span style="font-weight:bold;"&gt; DAFTAR PUSTAKA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://digilib.itb.ac.id/gdl.php?mod=browse&amp;op=read&amp;id=jbptitbpp-gdl-s2-2000 ambranhart-1834&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.google.co.id/#sclient=psy&amp;hl=id&amp;biw=1024&amp;bih=552&amp;source=hp&amp;q=photokonduktivitas&amp;aq=f&amp;aqi=&amp;aql=&amp;oq=&amp;pbx=1&amp;fp=c941e7a834c4368d&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5187213046365919440-3475061070997383240?l=luphysics08.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luphysics08.blogspot.com/feeds/3475061070997383240/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://luphysics08.blogspot.com/2011/05/eksperimen-material-dan-energi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5187213046365919440/posts/default/3475061070997383240'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5187213046365919440/posts/default/3475061070997383240'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luphysics08.blogspot.com/2011/05/eksperimen-material-dan-energi.html' title='eksperimen material dan energi (FOTOKONDUKTIVITAS)'/><author><name>Gita luphysics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01643547361027246525</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-901D5S6oYZs/TeDwKDwYt7I/AAAAAAAAALM/Ssei8inmveI/s220/images.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-Tl3BZAk_VH8/TcKH8fgRCYI/AAAAAAAAAJ8/5umYMk5CZTc/s72-c/Presentation1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5187213046365919440.post-5174080497974081783</id><published>2011-04-30T18:41:00.000-07:00</published><updated>2011-04-30T22:53:52.345-07:00</updated><title type='text'>laporan eksperimen material dan energi (FOTOVOLTAIK)</title><content type='html'>EKSPERIMEN I&lt;br /&gt;15 April 2011&lt;br /&gt;KELOMPOK 2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;BAB I&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;I.1 LATAR BELAKANG&lt;br /&gt;Matahari merupakan sumber enrgi utama,namun belum banyak di manfaatkan dalam berbagai bidang.pemanfaatannya sudah namun belum maksimal bagi kehdupan manuisa,pemanfaatannya hanya sekedar sebagai pengring pakaian, pengering padi dan lain lain.walapun sudah ada pembangkit listrik tenaga surya/matahari namun belum maksimal hannya sebagaian daerah saja.&lt;br /&gt;Matahari dapat di manfaatakan sebagai energi listrik dengan menggunakan sebuah sel surya,energi sangat diperlukan oleh manusia pada zaman modern ini yang serba elektronik. Teknologi yang memanfaatkan matahari dengan sel surya dinamakan sel surya di sebut fotovoltaik, sel surya terbuat dari bahan silikon yang dilapisi bahan kimi khusu.krtika sinar matahari menyinari sel maka elektron elektron dilepaskan dan mengaliri ke seluruh lapisan lapisan kimia yang ada di permukaan sel sehingga menghasilkan arus  listrik  yang kecil yang di himpun di dalam konduktor logam.apabila banyak sel surya maka akan menghasilakn arus listrik yang besar.&lt;br /&gt;Satu unit fotovoltaik terdiri dari beberapa sel surya.ini sangat bermanfaat bisa digunaakan untuk menghidupkan listrik untuk satu rumah saja. Di indonesia penggunaan atau pembangkit listrik tenaga matahari sudah mulai berkembang hanya di desa pedalaman saja yang sulit di jangkau oleh orang maka dengan menggunakan pemanfaatan energi matahari ini sebagai pembangkit sangart berguna sekali dan mendorong unttuk mengurangi bahan bakar fosil.&lt;br /&gt;II. TUJUAN PERCOBAAN&lt;br /&gt;1. Menentukan arus dan tegangan yang mengalir pada sel fotovoltaik dengan menggunakan cahaya matahari sebagai sumber cahaya.&lt;br /&gt;2. Menghitung daya yang dihasilkan oleh fotovoltaik tersebut.&lt;br /&gt;3. Mengetahui pengaruh cahaya matahari terhadap daya yang dihasilkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;BAB II&lt;br /&gt;TINJAUAN PUSTAKA&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sel surya adalah komponen elektronika yang dapat mengubah energi surya menjadi energi listrik dalam bentuk arus searah (DC). Modul surya tersusun dari sejumlah sel surya yang dirangkai secara seri dan paralel. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan tegangan dan arus yang dihasilkan sehingga cukup untuk pemakaian /beban. Energi surya adalah radiasi yang diproduksi oleh reaksi fusi nuklir pada inti matahari. Matahari mensuplai hampir semua panas dan cahaya yang diterima bumi untuk digunakan makhluk hidup. Energi surya sampai kebumi dalam bentuk paket-paket energi yang disebut foton. Dalam kaitannya dengan sel surya, perangkat yang mengkonversi radiasi sinar matahari menjadi listrik, terdapat dua paramater dalam energi surya yang paling penting : pertama intensitas radiasi, yaitu jumlah daya matahari yang datang kepada permukaan per luas area, dan karakteristik spektrum cahaya matahari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-PTg-mZb9zDQ/TbzyTkGsvGI/AAAAAAAAAI8/A83Vnrz-5Eg/s1600/Slide1.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-PTg-mZb9zDQ/TbzyTkGsvGI/AAAAAAAAAI8/A83Vnrz-5Eg/s320/Slide1.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5601618454465264738" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Intensitas radiasi matahari diluar atmosfer bumi disebut konstanta surya, yaitu sebesar 1365 W/m2. Setelah disaring oleh atmosfer bumi, beberapa sepktrum cahaya hilang, dan intensitas puncak radiasi menjadi sekitar 1000W/m2. Nilai ini adalah tipikal intensitas radiasi pada keadaan permukaan tegak lurus sinar matahari dan pada keadaan cerah. Radiasi surya dipancarkan dari fotoshpere matahari pada temperatur 6000K, yang memberikan distribusi spektrumnya mirip dengan distribusi spektrum black body. Dengan melalui atmosfer bumi, radiasi surya diatenuasikan oleh berbagai partikel diantaranya molekul udara, aerosol, partikel debu, dll sehingga menghasilkan spektrum .&lt;br /&gt;Sel surya atau fotovoltaik adalah perangkat yang mengkonversi radiasi sinar matahari menjadi energi listrik. Efek fotovoltaik ini ditemukan oleh Becquerel pada tahun 1839, dimana Becquerel mendeteksi adanya tegangan foto ketika sinar matahari mengenai elektroda pada larutan elektrolit. Pada tahun 1954 peneliti di Bell Telephone menemukan untuk pertama kali sel surya silikon berbasis p-n junction dengan efisiensi 6%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip kerja sel surya silikon adalah berdasarkan konsep semikonduktir p-n junction. Sel terdiri dari lapisan semikonduktor doping-n dan doping-p yang membentuk p-n junction, lapisan antirefleksi, dan substrat logam sebagai tempat mengalirnya arus dari lapisan tipe- n (elektron) dan tipe-p (hole).&lt;br /&gt;Semikonduktor tipe-n didapat dengan mendoping silikon dengan unsur dari golongan V sehingga terdapat kelebihan elektron valensi dibanding atom sekitar. Pada sisi lain semikonduktor tipe-p didapat dengan doping oleh golongan III sehingga elektron valensinya defisit satu dibanding atom sekitar. Ketika dua tipe material tersebut mengalami kontak maka kelebihan elektron dari tipe-n berdifusi pada tipe-p. Sehingga area doping-n akan bermuatan positif sedangkan area doping-p akan bermuatan negatif. Medan elektrik yan terjadi antara keduanya mendorong elektron kembali ke daerah-n dan hole ke daerah-p. Pada proses ini terlah terbentuk p-n junction. Dengan menambahkan kontak logam pada area p dan n maka telah terbentuk dioda.&lt;br /&gt;Ketika junction disinari, photon yang mempunyai energi sama atau lebih besar dari lebar pita energi materia tersebut akan menyebabkan eksitasi elektron dari pita valensi ke pita konduksi dan akan meninggalkan hole pada pita valensi. Elektron dan hole ini dapat bergerak dalam material sehingga menghasilkan pasangan elektron-hole. Apabila ditempatkan hambatan pada terminal sel surya, maka elektron dari area-n akan kembali ke area-p sehingga menyebabkan perbedaan potensial dan arus akan mengalir.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;BATERE, BCR DAN BEBAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Energi Listrik yang dihasilkan oleh sel surya disimpan dalam batere. Batere disini berfungsi sebagai penyimpanan energi listrik secara kimiawi pada siang hari dan berfungsi sebagai catu daya listrik pada malam hari. Untuk mengontrol pengisian energi ke batere digunakan alat pengontrol pengisian batere yang disebut dengan BCR (Battery Charge Regulator) atau BCU (Batere Controll Unit). BCR / BCU juga mengatur discharge batere sesuai dengan nilai yang telah disetting oleh pabrikannya. Alat ini juga berfungsi untuk mengatur tegangan maksimal dan minimal dari beterai dan memberikan pengamanan terhadap sistem, yaitu : Proteksi terhadap pengisian berlebih (over charge) oleh penyinaran matahari, pemakaian berlebih (over charge) oleh beban, mencegah terjadinya hubungan singkat pada beban listrik dan sebagai interkoneksi dari komponen-komponen lainnya. Dari BCU ini kemudian dihubungkan ke beban (berupa lampu atau peralatan elektronik lainnya). Dengan kata lain PLTS SHS ini sudah siap melayani beban.&lt;br /&gt;Untuk   mendapatkan   keluaran energy   listrik yang   maksimum   maka permukaan   modul   surya   harus selalu mengarah ke matahari.    Di Indonesia, energy   listrik yang optimum   akan   didapat   apabila   modul   surya   diarahkan dengan sudut    kemiringan   sebesar    garis lintang   lokasi PLTS tersbut berada. Sebagai contoh, untuk daerah yang berada disebelah utar   katulistiwa maka modul   surya harus dihadapkan ke selatan, dan sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB III&lt;br /&gt;METODOLOGI PERCOBAAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;III.1 ALAT DAN BAHAN&lt;br /&gt;1.2 buah Multimeter berfungsi untuk membaca keluaran arus dan tegangan pada sel fotovoltaik.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-LXYuZr034HQ/TbzzZjKZdAI/AAAAAAAAAJk/lcMwGbUBcXs/s1600/Slide2.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-LXYuZr034HQ/TbzzZjKZdAI/AAAAAAAAAJk/lcMwGbUBcXs/s320/Slide2.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5601619656803185666" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;2.Kabel penghubung berfungsi untuk menghubungkan multimeter dan sel fotovoltaik.&lt;br /&gt;3.Sel surya berfungsi untuk mengkonversi cahaya matahari menjadi energi listrik.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-1g1OF5gAVcI/Tbzzw8uzWcI/AAAAAAAAAJs/zcVSSc0fJzw/s1600/Slide3.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-1g1OF5gAVcI/Tbzzw8uzWcI/AAAAAAAAAJs/zcVSSc0fJzw/s320/Slide3.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5601620058803755458" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;4.Cahaya matahari berfungsi sebagai sumber cahaya yang akan dikonversi oleh sel surya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;III.2 METODE PERCOBAAN&lt;br /&gt; Adapun metode percobaan dari praktikum ini adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;1.Sebelum melakukan pengukuran multimeter dikalibrasi terlebih dahulu.&lt;br /&gt;2.Sel surya yang telah dirangkai dihubungkan dengan 2 buah multimeter. Multimeter 1 diatur untuk membaca keluaran arus dari fotovoltaik dan multimeter lain diatur untuk membaca keluaran tegangannya.&lt;br /&gt;3.Setelah rangkaian telah diselesaikan, rangkaian tersebut dibawa dibawah sinar matahar untuk melakukan pengukuran.&lt;br /&gt;4.Pengambilan data diambil dalam keadaan cerah, dan data diambil sebanyak 10 kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;BAB IV&lt;br /&gt;PEMBAHASAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IV.1 PENGOLAHAN DATA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-JSnrJX3v25M/TbzyfsYuavI/AAAAAAAAAJE/6qkShQkGLm8/s1600/Slide4.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-JSnrJX3v25M/TbzyfsYuavI/AAAAAAAAAJE/6qkShQkGLm8/s320/Slide4.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5601618662846786290" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IV.2 GRAFIK&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-RG3PAEsEUEA/TbzyqsVIcuI/AAAAAAAAAJM/ftFuF8JMnto/s1600/Slide5.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-RG3PAEsEUEA/TbzyqsVIcuI/AAAAAAAAAJM/ftFuF8JMnto/s320/Slide5.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5601618851810276066" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-bXWff4NB9A8/Tbzy0gcKoSI/AAAAAAAAAJU/nZH3jisMDEg/s1600/Slide6.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-bXWff4NB9A8/Tbzy0gcKoSI/AAAAAAAAAJU/nZH3jisMDEg/s320/Slide6.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5601619020417245474" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-0FnjWLEN5Uw/Tbzy_VmDKHI/AAAAAAAAAJc/e5j1ThFN1to/s1600/Slide7.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-0FnjWLEN5Uw/Tbzy_VmDKHI/AAAAAAAAAJc/e5j1ThFN1to/s320/Slide7.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5601619206484469874" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;IV.2 PEMBAHASAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pengambilan data diatas diambil sebanyak 10 kali dan dimulai pada pukul 09.40 WITA dan berakhir pada pukul 09.58 WITA. Dengan rentang waktu 2 menit, agar data yang didapatkan lebih bagus. Cuaca pengambilan data pada saat pengambilan data tersebut cukup cerah.&lt;br /&gt;Berdasarkan hasil pengolahan data diatas didapatkan arus terendah terjadi pada pukul 09.40, 09.44 dan 09.50  WITA yakni 1.6 Amper. Hal ini dikarenakan sumber cahaya yang ditangkap oleh sel fotovoltaik mengalami perubahan kondisi cuaca secara berskala. Sehingga mempengaruhi nilai arus yang terbaca pada multimeter. Dan arus tertinggi pada waktu itu adalah 1.8 Amper pada pukul 09.46 dan 09.48 WITA karena cuaca pada saat itu tiba-tiba terik, sehingga mempengaruhi konversi arus.&lt;br /&gt;Jika diamati data tegangan yang dihasilkan, terdapat ketidaksesuaian teori dan praktikum. Seharusnya semakin kecil arus maka semakin besar tegangannya. Namun pada praktikum terdapat ketidak teraturan tegangan terhadap arus, sehingga tidak dapat ditarik kesimpulan dari hubungan arus dan tegangan pada sel fotovoltaik tersebut. Sehingga daya yang terhitung dari hubungan arus dan tegangan digambarkan grafik diatas dimana pada pukul 09.46 dan 09.48 WITA (cuaca terik) menghasilkan daya yang terbesar. Sehingga dapat disimpulkan bahwa intensitas cahaya sangat berpengaruh terhadap daya yang akan dihasilkan oleh sel fotovoltaik.  Semakin besar intensitas cahanya, semakin besar pula arus yang akan dihantarkan sehingga menghasilkan daya yang besar pula dan begitupun sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;BAB V&lt;br /&gt;KESIMPULAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Intensitas cahaya sangat berpengaruh terhadap daya yang akan dihasilkan oleh sel fotovoltaik.  Semakin besar intensitas cahanya, semakin besar pula arus yang akan dihantarkan sehingga menghasilkan daya yang besar pula dan begitupun sebaliknya.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5187213046365919440-5174080497974081783?l=luphysics08.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luphysics08.blogspot.com/feeds/5174080497974081783/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://luphysics08.blogspot.com/2011/04/bab-ii-tinjauan-pustaka-sel-surya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5187213046365919440/posts/default/5174080497974081783'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5187213046365919440/posts/default/5174080497974081783'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luphysics08.blogspot.com/2011/04/bab-ii-tinjauan-pustaka-sel-surya.html' title='laporan eksperimen material dan energi (FOTOVOLTAIK)'/><author><name>Gita luphysics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01643547361027246525</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-901D5S6oYZs/TeDwKDwYt7I/AAAAAAAAALM/Ssei8inmveI/s220/images.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-PTg-mZb9zDQ/TbzyTkGsvGI/AAAAAAAAAI8/A83Vnrz-5Eg/s72-c/Slide1.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5187213046365919440.post-5918041041419932677</id><published>2011-04-25T16:50:00.000-07:00</published><updated>2011-04-27T07:18:13.166-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='VISUAL'/><title type='text'>Transistor transistor logik dasar</title><content type='html'>PERCOBAAN 6&lt;br /&gt;EKSPERIMEN ELEKTRONIKA&lt;br /&gt;KLP 1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt; BAB I&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I.1 LATAR BELAKANG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote class="left"&gt;&lt;br /&gt;Logika transistor–transistor logik (TTL) adalah salah satu jenis sirkuit digital yang dibuat dari transistor dwikutub (BJT) dan resistor. Ini disebut logika transistor-transistor karena baik fungsi penggerbangan logika maupun fungsi penguatan dilakukan oleh transistor.&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Transistor- transistor logic TTL menjadi IC yang banyak digunakan dalam berbagai penggunaan, seperti komputer, kontrol industri, peralatan dan instrumentasi tes, dan lain-lain. Transistor yang digunakan oleh IC logika adalah jenis bipolar.&lt;br /&gt;Sebutan TTL kadang-kadang digunakan untuk menyebut taraf logika yang mirip dengan TTL, bahkan yang tidak berhubungan dengan TTL, sebagai contohnya adalah sebagai etiket pada masukan dan keluaran peranti elektronik.&lt;br /&gt;Pada IC jenis 7447 dapat dibuat dekoder BCD ke 7 Segmen yang dapat digunakan untuk mengubah masukan yang berupa sandi Binary Coded Decimal (BCD) menjadi sandi yang sesuai dengan format 7 segmen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I.2 TUJUAN&lt;br /&gt;1. Mengamati kurva transfer pada NAND 7400.&lt;br /&gt;2. Mengamati kurva transfer pada Schmitt inverter 7414.&lt;br /&gt;3. Mengamati kurva transfer pada 7447 BCD sebagai dekoder segmen digital.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;BAB II&lt;br /&gt;TINJAUAN PUSTAKA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;II.1 Transistor-transistor Logik&lt;br /&gt;Transistor- transistor merupakan salah satu logika dasar yang banyak digunakan dalam IC logika. Transistor yang digunakan oleh IC logika TTL adalah jenis bipolar.&lt;br /&gt;Transistor-transistor Logic (TTL) merupakan kelas digital sirkuit dibangun dari Transistor, dan resistor. Disebut transistor-transistor logika karena fungsi logika (misalnya, AND, NAND,NOR) dilakukan oleh transistor. Ada banyak sirkuit terpadu dengan teknologi TTL yang dapat digunakan dalam berbagai aplikasi seperti komputer, kontrol industri, peralatan dan instrumentasi tes, synthesizers dan lain- lain.&lt;br /&gt;TTL ditemukan oleh James L. Buie dari TRW, "particularly suited to the newly developing integrated circuit design technology." IC TTL komersial pertama dibuat oleh Sylvania pada 1963, dinamai Sylvania Universal High-Level Logic family (SUHL). Peranti dari Sylvania ini digunakan dalam misil Phoenix. TTL menjadi terkenal pada pendesain sistem elektronik setelah Texas Instruments memperkenalkan seri 5400, dengan daerah suhu untuk militer, pada tahun 1964 dan pada akhirnya seri 7400 pada tahun 1966 dengan daerah suhu yang lebih rendah. Jenis 7400 dari Texas Instrument menjadi standar industri.&lt;br /&gt;Peranti yang cocok dibuat oleh Motorola, AMD, Fairchild, Intel, Intersil, Signetics, Mullard, Siemens, SGS-Thomson/ST microelectronic dan National Semiconductor, dan banyak perusahaan lainnya, bahkan di bekas Uni Soviet. Tidak hanya membuat peranti TTL yang kompatibel, tetapi peranti kompatibel juga dibuat dengan menggunakan teknologi sirkuit lainnya.&lt;br /&gt;Istilah TTL digunakan pada banyak logika penyempurnaan yang menggunakan transistor dwikutub, dengan beberapa penyempurnaan di kecepatan dan kebutuhan daya selama lebih dari dua dekade.&lt;br /&gt;TTL lebih sesuai dibuat sebagai sirkuit terpadu karena masukan sebuah gerbang dapat disatukan kedalam sebuah daerah dasar untuk membentuk transistor multi emitor. Karena peranti yang rumit mungkin menambah biaya sirkuit jika dibuat dari transistor terpisah, tetapi dengan mengkombinasikan beberapa sirkuit kecil menjadi peranti yang lebih rumit, sebaliknya ini mengurangi biaya implementasi pada IC. Seperti logika yang menggunakan transistor dwikutub lainnya, arus kecil harus diambil dari masukan untuk memastikan taraf logika yang benar.&lt;br /&gt;TTL dasar biasanya mempunyai tundaan penyebaran 10ns dan borosan daya 10mW pada setiap gerbang. Peranti TTL mengkonsumsi lebih banyak daya daripada peranti CMOS yang ekivalen saat siaga, tetapi konsumsi daya tidak meningkat bersamaan dengan peningkatan kecepatan clock secepat peranti CMOS. Dibandingkan dengan sirkuit ECL, TTL menggunakan lebih sedikit daya dan mempunyai aturan desain yang lebih sederhana, tetapi juga lebih lambat.&lt;br /&gt;Pendesain dapat mengkombinasikan ECL dan TTL dalam sistem yang sama untuk mendapatkan performansi dan penghematan yang lebih baik, tetapi peranti penggeser-taraf dibutuhkan di antara dua keluarga logika. TTL kurang sensitif terhadap kerusakan karena pembuangan elektrostatik daripada peranti CMOS awal. Karena struktur keluaran dari peranti TTL yang taksimetrik, impedansi keluaran antara keadaan tinggi dan rendah tidak simetris, membuatnya tidak cocok untuk menggerakan kawat transmisi. Kekurangan ini biasanya dapat diatasi dengan menyangga keluaran dengan peranti penggerak-saluran khusus untuk isyarat yang harus dikirim melalui kabel panjang. ECL, karena struktur keluarannya simetris pada impedansi rendah, ECL tidak mengalami kekurangan ini.&lt;br /&gt;Keluaran struktur tiang totem TTL memiliki waktu tumpang tindih sesaat semua transistor menghantar, menghasilkan pulsa arus yang besar diambil dari catu. Pulsa tersebut dapat digandengkan dengan cara yang tidak diinginkan pada sepanjang kemasan multi sirkuit terpadu, menghasilan batas desah yang dikurangi dan performa yang lebih lambat. Sistem TTL biasanya memiliki kondensator untuk setiap satu atau dua kemasan, jadi pulsa arus yang disebabkan oleh dalah satu tidak mengakibatkan perubahan tegangan catu.&lt;br /&gt;II.2 Dekoder BCD ke seven segment &lt;br /&gt;Dekoder BCD ke seven segment digunakan untuk menerima masukan BCD 4-bit dan memberikan keluaran yang melewatkan arus melalui segmen untuk menampilkan angka desimal. Jenis dekoder BCD ke seven segment ada dua macam yaitu dekoder yang berfungsi untuk menyalakan seven segment mode common anoda dan dekoder yang berfungsi untuk menyalakan seven segment mode common katoda. &lt;br /&gt;IC 74LS47 merupakan dekoder BCD ke seven segment yang berfungsi untuk menyalakan sevent segment mode common anode. Gambar dan konfigurasi pena-pena IC 74LS47 ditunjukkan pada gambar berikut :&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dekoder BCD ke seven segment mempunyai masukan berupa bilangan BCD 4-bit (masukan A, B, C dan D). Bilanga BCD ini dikodekan sehingga membentuk kode tujuh segmen yang akan menyalakan ruas-ruas yang sesuai pada seven segment. Masukan BCD diaktifkan oleh logika ‘1’, dan keluaran dari dekoder 7447 adalah aktif low. Tiga masukan ekstra juga ditunjukkan pada konfigurasi pin IC 7447 yaitu masukan (lamp test), masukan (blanking input/ripple blanking output), dan (ripple blanking input). &lt;br /&gt;Berikut adalah Tabel kebenaran dari IC 74LS47 :&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;pada konfigurasi pin IC 7447 yaitu masukan (lamp test), masukan (blanking input/ripple blanking output), dan (ripple blanking input).  LT' , Lamp Test, berfungsi untuk mengeset display, bila diberi logika ‘0’ maka semua keluaran dari IC ini akan berlogika 0. Sehingga seven segment akan menunjukkan angka delapan (8).  BI'/RBO' , Blanking Input/Row Blanking Output, berfungsi untuk mematikan keluaran dari IC. Bila diberi logika “0” makasemua keluaran IC akan berlogika “1” dan seven segment akan mati. RBI' , Row Blanking Input, berfungsi untuk mematikan keluaran dari IC jika semua input berlogika “0”. Bila diberi logika “0”, diberi logika “1” dan diberi logika “0” maka semua keluaran IC akan berlogika “1” dan seven segment akan mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB III&lt;br /&gt;METODOLOGI PERCOBAAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;III.1  Alat dan Bahan&lt;br /&gt;Alat dan bahan yang digunakan dalam percobaan ini adalah:&lt;br /&gt;1. Multimeter Digital&lt;br /&gt;Multimeter digital berfungsi sebagai alat untuk mengukur arus, hambatan dan tegangan.&lt;br /&gt;2. Catu daya&lt;br /&gt;Catu daya berfungsi sebagai sumber tegangan listrik.&lt;br /&gt;3. IC 7417 inverter Schmitt, 7400 NAND dan 7447 BCD&lt;br /&gt;IC 7417 inverter Schmitt, 7400 NAND dan 7447 BCD berfungsi sebagai bahan percobaan utama untuk menyusun rangkaian.&lt;br /&gt;4. Potensiometer&lt;br /&gt;Potensiometer berfungsi sebagai penguat, sirkuit pemutus dan penyambung (switching), stabilisasi tegangan, modulasi sinyal.&lt;br /&gt;5. Kabel penghubung&lt;br /&gt;Kabel penghubung berfungsi untuk menghubungkan tiap komponen dalam rangkaian.&lt;br /&gt;6. 7- Segmen&lt;br /&gt;7- Segmen berfungsi sebagai penampil bilangan dasar yang dibentuk oleh dekoder.&lt;br /&gt;7. Papan rangkaian&lt;br /&gt;Papan rangkaian berfungsi sebagai wadah untuk menyusun rangkaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;III.2 Prosedur Percobaan&lt;br /&gt;1. Menyusun rangkaian pada papan rangkaian untuk mengamati kurva transfer pada Schmitt inverter 7414 seperti pada gambar dibawah ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-A3gWkRjP_PM/TbYJm7W4JQI/AAAAAAAAAIE/WDKi_JQ7Mbw/s1600/Slide5.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-A3gWkRjP_PM/TbYJm7W4JQI/AAAAAAAAAIE/WDKi_JQ7Mbw/s320/Slide5.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5599673751055115522" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Mengukur besar tegangan masukan dan tegangan keluaran pada rangkaian dan mencatatnya pada tabel.&lt;br /&gt;3.  Menyusun rangkaian pada papan rangkaian untuk mengamati kurva transfer pada gerbang NAND 7400 seperti pada gambar dibawah ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-vb2XJNQE1MY/TbYKLsjy03I/AAAAAAAAAIM/CR3yRjKK930/s1600/Slide6.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-vb2XJNQE1MY/TbYKLsjy03I/AAAAAAAAAIM/CR3yRjKK930/s320/Slide6.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5599674382737920882" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Mengukur besar tegangan masukan dan tegangan keluaran pada rangkaian dan mencatatnya pada tabel.&lt;br /&gt;5. Membuat grafik antara tegangan masukan dan keluaran dari kedua rangkaian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt; BAB IV&lt;br /&gt;PEMBAHASAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-AGVkLOOFI4o/TbYKoGG3y1I/AAAAAAAAAIU/KUDqBBWX0w0/s1600/Slide1.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-AGVkLOOFI4o/TbYKoGG3y1I/AAAAAAAAAIU/KUDqBBWX0w0/s320/Slide1.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5599674870632270674" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-UBj7doGOqzE/TbYK25VyftI/AAAAAAAAAIc/nJDwWbgU6uo/s1600/Slide2.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-UBj7doGOqzE/TbYK25VyftI/AAAAAAAAAIc/nJDwWbgU6uo/s320/Slide2.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5599675124903214802" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-IgwMwtAIkSA/TbYLBH0tT0I/AAAAAAAAAIk/-gzmm0MZXwk/s1600/Slide3.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-IgwMwtAIkSA/TbYLBH0tT0I/AAAAAAAAAIk/-gzmm0MZXwk/s320/Slide3.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5599675300589686594" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d.Kaki 1 (e) = menyala&lt;br /&gt;  Kaki 2 (d) = menyala&lt;br /&gt;  Kaki 4 (c) = menyala &lt;br /&gt;  Kaki 5 (titik) = menyala&lt;br /&gt;  Kaki 7 (a) = menyala&lt;br /&gt;  Kaki 6 (b) = menyala&lt;br /&gt;  Kaki 9 (f) = menyala&lt;br /&gt;  Kaki 10 (g) = menyala &lt;br /&gt;  Kaki 3 dan 8 = Vcc&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-4CKrp5ioXGE/TbYLWPJ3G4I/AAAAAAAAAIs/RDBvLZ4H3dg/s1600/Slide4.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-4CKrp5ioXGE/TbYLWPJ3G4I/AAAAAAAAAIs/RDBvLZ4H3dg/s320/Slide4.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5599675663334710146" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Pembahasan&lt;br /&gt;Pada percobaan Transistor-Transistor Logik Dasar ini dilakukan pengamatan kurva transfer pada rangkaian Schmitt Inverter 7414 dan kurva transfer pada gerbang NAND 7400. Pada kedua rangkaian ini dilakukan pengukuran tegangan masukan dan tegangan keluaran.&lt;br /&gt;Dalam pengamatan pada rangkaian Schmitt Inverter 7414 diberi dua macam perlakuan yaitu pada keadaan naik dan keadaan turun. Keadaan naik ketika potensimeter diputar kearah kiri sedangkan pada keadaan turun terjadi ketika potensimeter diputar kearah kanan.&lt;br /&gt;Pada rangkaian Schmitt Inverter 7414 naik, nilai tegangan inputnya dinaikkan dan berdasarkan keluaran yang ditunjukkan pada multimeter  tegangan outputnya menunjukan nilai yang lebih besar dari inputnya, hanya saja pada pengukuran terakhir tidak ada perubahan nilai tegangan yang kami dapatkan.&lt;br /&gt;Pada pengamatan rangkaian gerbang NAND 7400 hasil yang didapatkan yaitu jika tegangan pada inputnya dikecilkan maka keluaran tegangan outputnya menjadi lebih besar.&lt;br /&gt;Pada rangkaian pembuktian 7-segmen. Pengamatan menunjukkan kesesuaian antara teori dan praktikum dengan ditandai dengan menyalanya salah 1 segmen jika diberi tegangan dari catu daya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;BAB V&lt;br /&gt;PENUTUP&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="update"&gt;V.1 Kesimpulan&lt;br /&gt;a. Dengan menggunakan rangkaian Schmitt inverter 7414 dan gerbang NAND 7400 yang telah dirangkai, peranti potensimeter dapat memberi nilai tegangan masukan sesuai keinginan sehingga mendapatkan tegangan keluaran.&lt;br /&gt;c.  Pada rangkaian gerbang 7-segmen, teori sejalan dengan praktikum.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5187213046365919440-5918041041419932677?l=luphysics08.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luphysics08.blogspot.com/feeds/5918041041419932677/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://luphysics08.blogspot.com/2011/04/transistor-transistor-logik-dasar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5187213046365919440/posts/default/5918041041419932677'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5187213046365919440/posts/default/5918041041419932677'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luphysics08.blogspot.com/2011/04/transistor-transistor-logik-dasar.html' title='Transistor transistor logik dasar'/><author><name>Gita luphysics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01643547361027246525</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-901D5S6oYZs/TeDwKDwYt7I/AAAAAAAAALM/Ssei8inmveI/s220/images.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-A3gWkRjP_PM/TbYJm7W4JQI/AAAAAAAAAIE/WDKi_JQ7Mbw/s72-c/Slide5.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5187213046365919440.post-8987922666422604621</id><published>2011-04-25T15:29:00.000-07:00</published><updated>2011-04-25T16:21:51.452-07:00</updated><title type='text'>PENGUJIAN DINDING AKUSTIK MENGGUNAKAN SABUT KELAPA</title><content type='html'>makalah kuliah&lt;br /&gt;eksperimen material dan energi&lt;br /&gt;kelompok 1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                                          BAB I&lt;br /&gt;                                       PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I.1	Latar Belakang&lt;br /&gt;Dengan semakin majunya teknologi, perkembangan peralatan yang di gunakan manusia semakin meningkat. Baik peralatan tersebut berupa sarana informasi, komunikasi, produksi, tansportasi maupun hiburan. Sebagian besar peralatan tersebut menghasilkan suara-suara yang tidak diinginkan sehingga menimbulkan kebisingan. Untuk mengatasi hal tersebut di kembangkan berbagai jenis bahan peredam suara. Di samping itu peredam suara juga dibutuhkan untuk menciptakan bangunan atau gedung dengan karakteristik akustik tertentu sehingga tercipta kenyamanan bagi penggunanya. Jenis bahan peredam suara yang sudah ada yaitu bahan berpori, resonator dan panel (Lee, 2003). Dari ketiga jenis bahan tersebut, bahan berporilah yang sering digunakan. Khususnya untuk mengurangi kebisingan pada ruang-ruang yang sempit seperti perumahan dan perkantoran. Hal ini karena bahan berpori retaif lebih murah dan ringan dibanding jenis peredam lain (Lee, 2003). Material yang telah lama digunakan pada peredam suara jenis ini adalah glasswool dan rockwool. Namun karena harganya yang mahal, berbagai bahan penganti material tersebut mulai dibuat. Diantaranya adalah berbagai macam gabus maupun bahan berkomposisi serat. Kualitas dari bahan peredam suara ditunjukkan dengan harga α (koefisien penyerapan bahan terhadap bunyi), semakin besar α maka semakin baik digunakan sebagai peredam suara. Nilai berkisar dari 0 sampai 1. Jika α bernilai 0, artinya tidak ada bunyi yang diserap. Sedangkan jika α bernilai 1, artinya 100% bunyi yang dating diserap oleh bahan. Koizumi (2002) telah mengembangkan bahan peredam suara dari serat bambu yang mutunya bisa sebagus glasswool. Youneung Lee (2003) telah mengembangkan peredam suara dari seratpolyester daur ulang. Dan Seung Yang (2003) telah melakukan penelitian tentang penggunaan jerami untuk campuran bahan bangunan yang bisa meningkatkan penyerapan bunyi. Jika ditilik lebih mendalam benda-benda di sekeliling kita yang tampak kurang berguna, ada yang dapat dimanfaatkan sebagai peredam suara. Sabut kelapa mempunyai struktur yang serupa dengan peredam yabg telah ada. di sisi lain, Kelapa dihasilkan Indonesia dalam jumlah besar. Menurut Direktorat Jenderal Perkebunan tahun 1997 areal perkebunan kelapa di Indonesia mencapai luas 3.759.397 ha. Dan menurut humas Departemen Pertanian, produksi kelapa di Indonesia pada tahun 2002 mencapai 85 juta ton kelapa kering (kopra) (Pustakabogor.net, 2003). Dari hasil panen kelapa yang melimpah di Indonesia, tentunya akan dihasilkan produk sampingan berupa sabut kelapa yang sangat melimpah. Karena sabut kelapa yang dihasilkan dari sebuah Kelapa adalah sekitar 35% berat buah (Ristek.go.id, 2004). Namun, belum semua sabut kelapa yang ada dimanfaatkan dengan optimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;I.2	Ruang Lingkup&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;        Pada penelitian ini digunakan tabung impedansi untuk menguji bahan akustik,  yang terbuat dari sabuk  kelapa dengan bahan perekat semen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;I.3	Tujuan Penelitian&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;        Penelitian ini dilakukan dengan tujuan sebagai berikut :&lt;br /&gt;        1.Membuat dinding akustik&lt;br /&gt;        2.Menghitung koefisien sampel akustik dengan menggunakan tabung impedansi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                                         &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;BAB III&lt;br /&gt;                                   METODOLOGI PENELITIAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;III.1	Alat dan Bahan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Alat dan bahan yang digunakan pada pembuatan sampel penelitian ini adalah&lt;br /&gt;Panel Akustik&lt;br /&gt;1.Sabut kelapa kasar dan sabut kelapa halus.&lt;br /&gt;2.Semen sebagai bahan perekat&lt;br /&gt;3.Gunting dan cutter untuk memotong sabut kelapa, alat tulis untuk mencatat komposisi sampel.&lt;br /&gt;4.Cetakan dari botol plastic yang berdiameter 9 cm, mistar untuk mengukur diameter sampel akustik, sendok semen, digunakan untuk mengaduk campuran.&lt;br /&gt;5.Kaleng, sebagai wadah untuk mencampur.&lt;br /&gt;6.Air, untuk mencampur semen dan sabut kelapa.&lt;br /&gt;7.Sound Level Meter untuk mengukur tingkat penyerapan bunyi sebelum sampel dipasang pada tabung impedansi dan setelah sampel dipasang.&lt;br /&gt;8.Osilator audio, digunakan sebagai pengatur frekuensi bunyi&lt;br /&gt;9.Tabung impedansi 2 mikrofon, digunakan sebagai tempat pengukuran koefisien penyerapan sampel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;III.2	Prosedur Pembuatan Panel Akustik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1.Penyediaan sabut kelapa&lt;br /&gt;Sabut kelapa yang di pakai adalah sabut kelapa sudah kering (berwarna coklat). Sabut kelapa dipisahkan bagian-bagiannya menjadi serat sabut (kasar) dan daging (sabut halus).&lt;br /&gt;2.Komposisi Sampel&lt;br /&gt;Sampel yang digunakan berjumlah 8 yang diberi nama sampel I sampai VIII dengan komposisi dan ketebalan yang berbeda, seperti yang ditunjukkan pada table 1.1 berikut.&lt;br /&gt;                        Tabel 1.1 Perbandingan komposisi sampel&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-Ottlaifk6YU/TbX8I3UgaMI/AAAAAAAAAHk/YuZps7NBdeA/s1600/Slide1.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-Ottlaifk6YU/TbX8I3UgaMI/AAAAAAAAAHk/YuZps7NBdeA/s320/Slide1.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5599658940924192962" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;3.	Pencetakan Dan Pengeringan&lt;br /&gt;Setelah komposisi sampel dibuat bahan dicampur dan diaduk di dalam wadah, kemudian di cetak pada botol plastik yang telah dipotong-potong sesuai ukuran dengan diameter 9 cm. Kemudian sampel yang dicetak dipoles dengan sendok pengaduk agar permukaan rata dan dikeringkan diruang terbuka di bawah sinar matahari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;III.2.3	Pengujian Koefisien Penyerapan&lt;br /&gt;Menggunakan Sound Level Meter&lt;br /&gt;Pada penelitian ini digunakan sound level meter untuk menghitung koefisien penyerapan sampel akustik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-ZdkXb5ocizM/TbX-j_mESYI/AAAAAAAAAH0/UuBA5_dIWTA/s1600/Slide2.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-ZdkXb5ocizM/TbX-j_mESYI/AAAAAAAAAH0/UuBA5_dIWTA/s320/Slide2.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5599661606025054594" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar di atas adalah pengujian koefisien penyerapan dengan menggunakan sound level meter&lt;br /&gt;Sumber bunyi dihasilkan oleh osilator audio, kemudian ditangkap oleh laoudspeaker dan diteruskan ke lubang mikrofon 1 lalu sound level meter akan menunjukkan angka yang merupakan tingkat penyerapan bunyi sebelum melewati sampel akustik. Kemudian diteruskan ke lubang mikrofon 2 lalu sound level meter akan menunjukkan angka yang merupakan tingkat penyerapan bunyi setelah melewati sampel akustik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                                             BAB IV&lt;br /&gt;                                     HASIL DAN PEMBAHASAN&lt;br /&gt;IV.1	Hasil Uji Penyerapan Bunyi dengan Menggunakan Sound Level Meter&lt;br /&gt;IV.2.1	Reduksi Bunyi (NR)&lt;br /&gt;Hasil perhitungan reduksi bunyi sampel dinding akustik dapat dilihat pada Tabel 1.2 Lampiran 1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-7ZdMncad1UU/TbX-YXlWpdI/AAAAAAAAAHs/iJ8MYFkDDfg/s1600/Slide3.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-7ZdMncad1UU/TbX-YXlWpdI/AAAAAAAAAHs/iJ8MYFkDDfg/s320/Slide3.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5599661406306084306" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar 1.3 memperlihatkan perubahan reduksi bunyi sampel dinding akustik terhadap frekuensi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-S6jU_wYT_is/TbX-vaqjbnI/AAAAAAAAAH8/5-9s5fIlXZ4/s1600/Slide4.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-S6jU_wYT_is/TbX-vaqjbnI/AAAAAAAAAH8/5-9s5fIlXZ4/s320/Slide4.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5599661802270191218" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Reduksi bunyi maksimum terdapat pada sampel 5 dengan reduksi bunyi 24,7 dB pada frekuensi 6000 Hz, Artinya sampel 5 cukup baik mereduksi bunyi pada frekuensi 6000 Hz. Sedangkan reduksi minimum terdapat pada sampel 1 dengan reduksi bunyi hanya mencapai 0,6 dB pada frekuensi 5000 Hz. Berdasarkan karekteristik dan komposisi bahan yang dikandungnya, sampel 1 memiliki tebal 2 cm, sedikit mengandung sabut kelapa dan sabut kelapa yang digunakan pada sampel ini adalah sabut kelapa kasar. Sedangkan sampel 5 mengandung sabut kelapa yang cukup banyak dan komposisi sabut kelapa yang digunakan adalah sabut kelapa kasar dan memiliki tebal 2,5 cm.&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5187213046365919440-8987922666422604621?l=luphysics08.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luphysics08.blogspot.com/feeds/8987922666422604621/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://luphysics08.blogspot.com/2011/04/pengujian-dinding-akustik-menggunakan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5187213046365919440/posts/default/8987922666422604621'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5187213046365919440/posts/default/8987922666422604621'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luphysics08.blogspot.com/2011/04/pengujian-dinding-akustik-menggunakan.html' title='PENGUJIAN DINDING AKUSTIK MENGGUNAKAN SABUT KELAPA'/><author><name>Gita luphysics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01643547361027246525</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-901D5S6oYZs/TeDwKDwYt7I/AAAAAAAAALM/Ssei8inmveI/s220/images.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-Ottlaifk6YU/TbX8I3UgaMI/AAAAAAAAAHk/YuZps7NBdeA/s72-c/Slide1.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5187213046365919440.post-2814709132044603077</id><published>2011-03-25T06:26:00.000-07:00</published><updated>2011-03-25T06:39:41.907-07:00</updated><title type='text'>MUDA (Masa Untuk Dakwahkan Agama) di Kampus</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Oleh : Samsul Basri&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudariku… lapangkanlah waktu untuk selalu bermuhasabah (Introspeksi diri) walau sejenak, kapan dan dimana pun jiwamu berada dan alangkah baiknya kalau engkau seorang diri saja. Dengan bemuhasabah kesombongan dan keangkuhan diri akan terkikis sedikit demi sedkit. Kekurangan dan kesalahanmu setiap harinya semakin dapat kau deteksi. Potensi dan kelebihan yang terpendam dalam jiwamu pun akan tampak. Lebih dari itu, hati dan pikiranmu yang tadinya keruh akan jernih kembali. Karena itulah aku minta padamu untuk bermuhasabah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudariku…, tariklah nafasmu secara perlahan dan hembuskanlah secara perlahan pula. Bila engkau tidak keberatan… bila engkau tidak keberatan kuminta padamu ulangilah sampai tiga kali. Sekarang mulailah hadirkan hati dan pikiranmu yang mungkin sedari tadi menerawang ke alam yang engkau sendiri tidak tahu di mana, ke alam sadarmu guna melihat seberapa jauh dan seberapa besar eksistensi dirimu. Sekarang, anggaplah dirimu berada di bawah pohon yang besar dan rindang. Kesejukan menyapa kulitmu dan engkau tampak bahagia di sana, yah..engkau tampak bahagia. Aku tahu dari semburat wajahmu yang menyiratkan hal itu dan bibirmu yang mengukir senyum gembira. Dibawah dedaunan yang bergoyang ke kanan dan ke kiri, ke depan dan ke belakang karena hembusan angin sepoi-sepoi, membuat jiwamu seakan hanyut dalam perasaanmu itu. Perasaan yang membuatmu rindu akan suasana bahagia, cerah, ceria seperti halnya dedaunan yang engkau saksikan bergoyang dan menari-nari mengikuti irama angin yang bertiup. Dan engkau telah mendapatkannya. Belum lama engkau bersama perasaanmu itu, tiba-tiba rasa sedih, kecewa bahkan takut, menghapus semua itu. Semua kebaikan yang baru saja kau peroleh. Mau tau kenapa???!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika sepasang mata kasatmu, kau arahkan kebawah melihat ke tanah di sekitar pohon yang besar itu. Apa yang terlihat oleh inderamu yang lemah dan terbatas itu ???&lt;br /&gt;Semoga dugaanku tidak salah, begitu banyak daun-daun yang engkau dapati berhamburan di atas tanah tanpa daya. Bukan hanya daun yang tua kering kuning kecoklatan, hijau tua atau muda bahkan daun yang masih belia pun terlihat di situ. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudariku…, keceriaan, kegembiraan dan kebahagiaan daun-daun yang menari-nari itu andai engkau benar–benar merasakannya hanya sementara. Sekali lagi hanya sementara. Tidakkah daun-daun yang tergeletak di tanah itu menjadi bukti bahwa mereka semua berada dalam pengantrian menunggu giliran lepas dari ranting-ranting pohon, jatuh dan takkan pernah kembali lagi buat selamanya. Mereka adalah ibrah (pelajaran) yang diperlihatkan Allah, agar kita menyadari bahwa posisi hidup kita sekarang ini, di dunia ini dalam keadaan dan kondisi bagaimanapun, entah bergerak atau tidak, diam berdiri atau duduk, berjalan atau pun berlari, atau apapun yang semisal dengan itu… dengan perasaan yang silih berganti kadang senang, sedih, bingung, kecewa, sehat atau sakit atau apapun perasaan yang kau rasakan… ‘kita’ –tidak ada alternative yang lain- hanya berada diantara kejaran malaikat maut yang akan memisahkan ruh dari jasadnya dan penantian pintu kubur yang takkan pernah bosan menunggu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudariku…, jangan pernah berpikir untuk mencari jalan menghindar apalagi lari darinya. Cepat atau lambat, disadari atau tidak, siap atau bahkan tidak siap sama sekali, kita pasti terjepit oleh keduanya, seperti halnya daun-daun itu antri berguguran. Tidak ada yang tahu kapan itu terjadi pada diri kita, dalam keadaan  bagaimana kita saat itu, yang jelas kematian akan datang menjemput tanpa harus menanyakan persetujuanmu. Bukan maksud hati menakut-nakuti, hanya saja, teramat naïf kalau kesempatan hidup di dunia yang hanya sekali dan sementara ini membuat kita mengabaikan banyak hal terutama bekal ilmu, iman dan amal yang nantinya menyertai perjalanan selanjutnya. Ingatlah, bahagia tidaknya anda setelah kematian datang menyapa, sangat bergantung dengan posisi hidupmu sekarang ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudariku…, sekarang arahkan langkahmu dan cobalah engkau beranjak ke tempat yang lain. Bila engkau berdiri di tempat pengantrian umum karena suatu keperluan dan giliranmu belum juga tiba sedangkan antrian di depanmu masih panjang. Maka sesuatu yang lain akan datang mengahampirimu…. Perasaan jenuh, bosan, atau dongkol bercampur lelah yang mungkin datang menghampirimu lalu menyatu dalam jiwamu walau engkau berusaha untuk tersenyum kepada siapa saja yang melihatmu. Jika benar demikian, maka pada antrian kematian pun berlaku walau tidak secara mutlak.  Bila engkau merasa berumur panjang, atau malah engkau yang mengaharapkan hal itu, maka sesuatu yang tidak kau harapkan akan datang. Ia mendekat padamu walau engkau berusaha membuang tanda-tandanya. Ia menghampiri lalu melekat pada dirimu hingga tidak ada pilihan bagimu selain menerimanya dengan pasrah. Dan taukah anda ?? sesuatu itu adalah penyakit yang tidak akan pernah bisa diobati, dialah penyakit “ketuaan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudariku…, saya berharap engkau pernah melihat walau tidak sering seorang bapak berusia lanjut dengan pakaian yang tidak terurus. Jalannya tertatih-tatih. Wajahnya sendu sangat sendu, menyiratkan kesedihan yang tidak kau rasakan. Tangan kanannya memegang plastic (tempat sabun), dengan harapan siapa saja yang melihatnya kiranya tersentuh dan terketuk hatinya untuk memasukkan uang seikhlasnya di dalam tempat tersebut. Kuterangkan hal ini padamu karena aku sering melihatnya di kampus tempat kita mendulang ilmu dan faedah. Bila engkau tidak pernah melihatnya, maka cobalah hadirkan wajah nenekmu, atau orang tuamu yang mungkin sudah berusia sangat lanjut. Alangkah baiknya bila engkau tidak sekedar membayangkan tapi segera bertemu mereka. Jangan engkau berpaling darinya, ambillah hikmah dari keberadaannya. Pandangilah ujung kaki hingga rambutnya walau untuk melakukan itu perlu sembunyi-sembunyi. Engkau akan mendapati kulit yang membungkus dagingnya tampak keriput padahal dulunya tidak demikian, tenaganya melemah jangankan untuk berjalan, bediri pun harus dengan susah payah. Lihatlah !, pakaian yang dipakai seadanya, tidak lagi tertarik pada mode. Raut wajahnya penuh kesedihan, giginya pun tanggal satu persatu dan rambut hitamnya yang dulu kini telah beruban. Itulah kenyataan yang terjadi…,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya tunjukkanlah baktimu sebagai anak pada mereka dan jangan pernah lupa untuk selalu tersenyum pada mereka. Senyum tulus yang engkau alamatkan pada mereka akan membuat mereka mengingat dan kembali membuka file-file kenangan masa lalu, masa sewaktu muda dulu seperti engkau sekarang ini. Dalam file itu berbaur kisah gembira dan bahagia, sedih dan pilu, kecewa dan tidak ketinggalan kisah berbau sesalan. Mereka akan terus mengingat file-file itu karena ter-save dalam computer hati yang akan terus tersimpan rapi bahkan kekal dalam diri mereka hingga ke liang lahad. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudariku…, lantas bagaimana pula dengan kita sekarang ini ??? yang masih muda belia ini ???. pernahkah terlintas dalam pikiran kita untuk bertanya pada diri sendiri kenangan apa yang bakal terpahat di hati bila sudah tua kelak ??? (jangan sampai terjadi, sewaktu MABA imut-imut, giliran jadi senior eh.. malah amit-amit)&lt;br /&gt;Cara apa yang bakal mewarnai perjuangan untuk mengisi masa muda kita ??? (Pastinya ga boleh sia-sialah di Dunia apa lagi di Akhirat)&lt;br /&gt;Lantas… kearah mana energi muda yang melimpah ruah ini kita curahkan ?? (Kemana lagi kalau bukan untuk menggapai Ridho Allah, kan MUDA –Mantapkan Usaha Dakwah Agama-)&lt;br /&gt; Saudariku…, dalam diri harus tertanam tekad untuk menggunakan tenaga dan masa muda untuk kepentingan agama Allah Azza Wa jalla tentunya dengan selalu menuntut ilmu, beramal sesuai ilmu, dan mendakwahkan ilmu tersebut dan bersabar di dalamnya. Bila kemudian  penyakit “ketuaan” datang kita tak perlu khawatir, takut apalagi sedih karena itu sudah sunnahtullah dan karena kita sudah mempersiapkan bekal buat menyambutnya yaitu “TUA” –Tingkatkan Usaha Agama-. Insya Allah kita akan terus seperti itu hingga kematian tidak datang melainkan dengan singgasana kemuliaan. Pintu kubur pun tak sabar memeperlihatkan kenikmatan yang tak terkira di baliknya. Setelah melewatinya dan dinyatakan “Lulus” dari pertanyaan yang diujikan dua malaikat penanya, kubur akan meluas sejauh mata memandang dan kenikmatan pun akan tampak di sana. Sosok wajah tampan berseri-seri, pakaiannya bersih dan berdiri tidak jauh dari kita sembari tersenyum. Ia mendekat dan menyatakan kesediaannya untuk menemani kita di kubur. Kita pun akan tahu tentangnya setelah bertanya “Siapa anda ??!!” . Dialah energi yang tidak kita buang percuma. Dialah waktu yang kita habiskan untuk menuntut ilmu, beribadah dengan ilmu itu, mendakwahkan dan bersabar di dalamnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudariku…, di Akhirat kelak kita akan ditanya oleh Allah “Untuk apa engkau habiskan umurmu dan digunakan untuk apa masa MUDA mu ???”&lt;br /&gt;Dan Insya Allah pada hari itu kita akan memberi jawaban yang paling baik &lt;br /&gt;“Ya Allah !, telah kuhabiskan umurku dalam ketaatan pada-Mu dan telah kugunakan masa MUDA ku untuk menegakkan agama-Mu di Kampus, di MIPA, dan di Bumi tempat di mana Engkau iznkan kakiku ini berpijak”.&lt;br /&gt;“Optimislah!!!” karena optimis tidak pernah dan tidak akan pernah berkawan dengan rasa malas. Pandanglah dan temukan kebaikan yang tersembunyi dibalik semua masalah seperti engkau memandang langit yang tinggi namun tidak juga jatuh merapat bersama bumi, atau gunung yang merupakan kumpulan batu-batu kecil yang tetap kokoh dan tegar walau badai mengguncang atau apalah yang membuatmu tetap bisa tersenyum walaupun semua orang berpaling darimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudariku…, Orang yang berbudi berjuang untuk tujuan yang mulia, orang yang tidak berakhlak berbuat sesuatu demi kepentingan dirinya sendiri tanpa pernah mau berfikir untuk orang lain kecuali terpaksa. Jangan pernah lewatkan masa MUDA ini karena ia tak datang untuk kedua kalinya. Masa MUDA bagaikan sepetak sawah yang bila tidak ditanami dengan bibit yang baik, maka kelak tidak akan bisa dituai hasil yang baik pada hari tua apalagi di akhirat kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudariku…, hidup memang penuh onak duri, bagai roda terus berputar kadang diatas kadang di bawah. Tapi itulah seni hidup yang hanya dimiliki dan bisa dirasakan oleh mereka yang bermodalkan DUIT (Doa, Usaha, Iman, Tawakkal). Modal yang tak pernah gagal unjuk kebolehan. Karena itu torehkanlah dengan tinta emas untuk meniti perjuangan:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Siapa lagi kalau bukan saya, kapan lagi kalau bukan sekarang!. &lt;br /&gt;Hidup di dunia hanya sekali mati juga sekali. yang hanya sekali itu tak boleh kubiarkan berlalu tanpa menoreh prestasi lalu menyisakan bekas berupa &lt;br /&gt;amal jari’ah sebanyak-banyaknya”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Buatmu para aktifis dakwah&lt;br /&gt;Di Bumi Allah, kala waktu terus berlalu&lt;br /&gt;tanpa menoleh kebelakang&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5187213046365919440-2814709132044603077?l=luphysics08.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luphysics08.blogspot.com/feeds/2814709132044603077/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://luphysics08.blogspot.com/2011/03/muda-masa-untuk-dakwahkan-agama-di.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5187213046365919440/posts/default/2814709132044603077'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5187213046365919440/posts/default/2814709132044603077'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luphysics08.blogspot.com/2011/03/muda-masa-untuk-dakwahkan-agama-di.html' title='MUDA (Masa Untuk Dakwahkan Agama) di Kampus'/><author><name>Gita luphysics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01643547361027246525</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-901D5S6oYZs/TeDwKDwYt7I/AAAAAAAAALM/Ssei8inmveI/s220/images.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5187213046365919440.post-1708549105746540943</id><published>2011-03-24T04:34:00.000-07:00</published><updated>2011-03-25T06:41:43.989-07:00</updated><title type='text'>subhanallah...</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pemuda Ukraina Yang "Gila" Fisika Memeluk Islam Karena Penelitian Ilmiah&lt;br /&gt;Kisah Nyata&lt;blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada seorang pemuda bernama Demitri Bolyakov, seorang ahli fisika yang sangat menggandrungi kajian sereta riset-riset ilmiah. Ia mengumumkan keislamannya di Islamic Centre di Kiev. Lantas apakah yang membuat dirinya memilih islam sebagai agamanya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menerangkan bahwa pintu masuk keislamannya adalah fisika. Demitri mengatakan bahwa ia tergabung dalam sebuah tim peneliti ilmiah yang dipimpin oleh Prof. Nicolai Kosinikov, salah seorang pakar dalam bidang fisika. Mereka sedang dalam sebuah penelitian terhadap sebuah sampel yang diuji di laboratorum untuk mempelajari sebuah teori modern yang menjelaskan tentang perputaran bumi pada porosnya. Kereka berhasil menetapkan teori tersebut. Akan tetapi Demitri mengetahui bahwasannya diriwayatkan sebuah hadits dari Nabi shallallahu’alayhiwasallam yang diketahui oleh semua umat islam, bahkan termasuk inti akidah mereka yang menguatkan “keharusan” teori tesebut dan sesuai dengan hasil yang dicapainya. Demitri merasa yakin bahwa pengetahuan seperti ini yang umurnya lebih dari 1400 tahun yang lalu, sumber satu-satunya yang mungkin hanyalah pencipta alam semeseta ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teori yang dikemukakan Prof. Kosinikov merupakan teori paling baru dan paling berani dalam menafsirkan fenomena perputaran bumi pada porosnya. Kelompok peneliti ini merancang sebuah sampel berupa bola yang diisi penuh dengan papan tipis dari logam yang dilelehkan, ditempatkan pada area magnet yang terbentuk dari dua elektroda yang saling berlawanan arus. Ketika arus listrik berjalan pada dua elektroda tersebut maka menumbulkan gaya magnet dan bola yang dipenuhi papan tipis dari logam tersebut mulai berputar pada porosnya. Fenomena ini dinamakann “gerak integral elektromagnetik”. gerak ini pada substansinya menggambarkan aktivitas perputaran bumi pada porosnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tingkat realita di alam kita ini, daya matahari merupakan “kekuatan penggerak” yang bisa melahirkan arah magnet yang akan mendorong bumi untuk berputar pada porosnya. Kemudian gerak perputaran bumi ini dalam hal cepat atau lambatnya seiring dengan intensitas daya matahari. Atas dasar ini pula posisi dan arah kutub utara bergantung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telah diadakan penelitian bahwa kutub magnet bumi hingga tahun 1970 bergerak dengan kecepatan tidak lebih dari 10 km dalam satu tahun. Akan tetapi pada tahun-tahun terakhir ini, kecepatan tersebut bertambah hingga mencapai 40 km dalam setahun. Bahkan pada tahun 2001 kutub magnet bumi bergeser dari tempatnya hingga mencapai jarak 200 km dalam sekali gerak. Ini berarti bahwa bumi dengan pengaruh daya magnet tersebut mengakibatkan dua kutub bumi akan bergantian tempat. Artinya, bahwa “gerak” perputaran bumi akan mengarah pada arah yang berlawanan. Ketika itu matahari akan keluar [terbit] dari barat!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilmu pengetahuan dan informasi seperti ni tidak dibaca oleh Demitri pada kitab manapun atau tidak pernah ia dengar dari siapapun. Akan tetapi ia berhasil mencapai kesmpulan tersebut dengan upayanya melalui riset dan percobaan serta penelitian. Ketika ia menelaah kitab-kitab samawi lintas agama, ia tidak mendapatkan satu pun petunjuk selain dari islam. Ia menemukan sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Muslim dari Abu Hurairah, Ia berkata Rasulullah shallallahu’alayhiwasallam bersabda “Siapa yang bertaubat sebelum matahari terbit dari barat maka Allah menerima taubatnya”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika itu tidak ada jarak lagi yang mengahalangi antara Demitri dan memeluk islam selain mendatangi Islamic Centre, kemudian mengucapkan dua kalimat syahadat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demitri tidak berhenti dari melakukan penelitian setelah masuk islam. Saat ini ia sedang mengerjakan disertasi doctoral yang ingin ia rampungkan, akan tetapi tentu saja dengan roh dan semangat baru, yaitu roh seorang ilmuwan fisika muslim yang mengetahui keagungan sang Pencipta sehingga bertasbih memuji-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;————————————————————————-&lt;br /&gt;Selesai Disalin dari Majalah Qiblati Vol. 2/ No.1 di Kota Bekasi oleh al-akh Fandi Satia Engge&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5187213046365919440-1708549105746540943?l=luphysics08.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luphysics08.blogspot.com/feeds/1708549105746540943/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://luphysics08.blogspot.com/2011/03/subhanallah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5187213046365919440/posts/default/1708549105746540943'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5187213046365919440/posts/default/1708549105746540943'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luphysics08.blogspot.com/2011/03/subhanallah.html' title='subhanallah...'/><author><name>Gita luphysics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01643547361027246525</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-901D5S6oYZs/TeDwKDwYt7I/AAAAAAAAALM/Ssei8inmveI/s220/images.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5187213046365919440.post-6435829131675565886</id><published>2011-03-05T05:28:00.000-08:00</published><updated>2011-03-05T06:25:59.908-08:00</updated><title type='text'>_coretan.ku_</title><content type='html'>bismillah...&lt;br /&gt;aku hanya ingin mengatakan padamu aku kecewa kawan!!!&lt;br /&gt;semoga kali ini aku salah...&lt;br /&gt;maafkan aku...&lt;br /&gt;tapi aku benar-benar kecewa!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ah&lt;br /&gt;benar katamu...&lt;br /&gt;"mengharapkan mahlukNya hanya akan membuat kecewa&lt;br /&gt;hanya kepada Allah tempatmu mengharap"...&lt;br /&gt;yah.. aku selalu dengar kata itu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-LiJ60wfQ6FQ/TXJHZg4bPrI/AAAAAAAAAHQ/8P8yg3_fK-c/s1600/kecewa7.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-LiJ60wfQ6FQ/TXJHZg4bPrI/AAAAAAAAAHQ/8P8yg3_fK-c/s320/kecewa7.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5580601391914368690" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kau tau???&lt;br /&gt;aku biasa tersenyum melihat diriku setelah melihatmu...&lt;br /&gt;munkinkah itu dirimu yang kau inginkan???&lt;br /&gt;aku rindu semangatmu kawan...&lt;br /&gt;aku rindu...&lt;br /&gt;rindu saat itu,,,&lt;br /&gt;sampai menghantarkan langkahku sekuat ini...&lt;br /&gt;semoga aku istoqamah&lt;br /&gt;dan dirimu mendapatkan yang terbaik...&lt;br /&gt;dan aku harap kali ini aku salah tlah kecewa padamu...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5187213046365919440-6435829131675565886?l=luphysics08.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luphysics08.blogspot.com/feeds/6435829131675565886/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://luphysics08.blogspot.com/2011/03/coretanku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5187213046365919440/posts/default/6435829131675565886'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5187213046365919440/posts/default/6435829131675565886'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luphysics08.blogspot.com/2011/03/coretanku.html' title='_coretan.ku_'/><author><name>Gita luphysics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01643547361027246525</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-901D5S6oYZs/TeDwKDwYt7I/AAAAAAAAALM/Ssei8inmveI/s220/images.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-LiJ60wfQ6FQ/TXJHZg4bPrI/AAAAAAAAAHQ/8P8yg3_fK-c/s72-c/kecewa7.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5187213046365919440.post-9154034391789404917</id><published>2011-02-28T05:32:00.000-08:00</published><updated>2011-02-28T05:44:48.071-08:00</updated><title type='text'>hentakan kesekian kalinya!!!!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-Jjqo31usJr8/TWumtzWdokI/AAAAAAAAAHI/3Jrj2hmwXy4/s1600/Wajah-Aisyah-Puteri-Dakwah.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 274px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-Jjqo31usJr8/TWumtzWdokI/AAAAAAAAAHI/3Jrj2hmwXy4/s320/Wajah-Aisyah-Puteri-Dakwah.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5578735869237240386" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biarlah aku seperti ini….&lt;br /&gt;Akupun marah jika yang kau fikirkan terjadi padaku&lt;br /&gt;Tapi aku tak sependapat dengan pemikiranmu&lt;br /&gt;Kesyukuran bagiku karna  jalan ini yg ku tempuh&lt;br /&gt;^_^ aku tak peduli siapa dalang semua ini&lt;br /&gt;Dengan sadar ku pejamkan mata&lt;br /&gt;Karna bukan itu yang ku cari&lt;br /&gt;keridhoanNya padaku itu yang ku inginkan&lt;br /&gt;Biar orang berkata apa&lt;br /&gt;Karena aku seperti ini tak ada sangkut pautnya denganmu/ kalian&lt;br /&gt;InsyaAllah aku kan bertahan&lt;br /&gt;Semoga senyum manis mengakhiri perjalananku&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5187213046365919440-9154034391789404917?l=luphysics08.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luphysics08.blogspot.com/feeds/9154034391789404917/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://luphysics08.blogspot.com/2011/02/hentakan-kesekian-kalinya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5187213046365919440/posts/default/9154034391789404917'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5187213046365919440/posts/default/9154034391789404917'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luphysics08.blogspot.com/2011/02/hentakan-kesekian-kalinya.html' title='hentakan kesekian kalinya!!!!'/><author><name>Gita luphysics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01643547361027246525</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-901D5S6oYZs/TeDwKDwYt7I/AAAAAAAAALM/Ssei8inmveI/s220/images.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-Jjqo31usJr8/TWumtzWdokI/AAAAAAAAAHI/3Jrj2hmwXy4/s72-c/Wajah-Aisyah-Puteri-Dakwah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5187213046365919440.post-5262365115681556077</id><published>2011-01-24T16:29:00.000-08:00</published><updated>2011-02-24T05:18:07.078-08:00</updated><title type='text'>Kasih Sayang AYAH</title><content type='html'>&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;o:officedocumentsettings&gt;   &lt;o:relyonvml/&gt;   &lt;o:allowpng/&gt;  &lt;/o:OfficeDocumentSettings&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face  {font-family:"Cambria Math";  panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;  mso-font-charset:0;  mso-generic-font-family:roman;  mso-font-pitch:variable;  mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;} @font-face  {font-family:Calibri;  panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;  mso-font-charset:0;  mso-generic-font-family:swiss;  mso-font-pitch:variable;  mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal  {mso-style-unhide:no;  mso-style-qformat:yes;  mso-style-parent:"";  margin-top:0in;  margin-right:0in;  margin-bottom:10.0pt;  margin-left:0in;  line-height:115%;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:11.0pt;  font-family:"Calibri","sans-serif";  mso-ascii-font-family:Calibri;  mso-ascii-theme-font:minor-latin;  mso-fareast-font-family:Calibri;  mso-fareast-theme-font:minor-latin;  mso-hansi-font-family:Calibri;  mso-hansi-theme-font:minor-latin;  mso-bidi-font-family:"Times New Roman";  mso-bidi-theme-font:minor-bidi;  mso-ansi-language:IN;} .MsoChpDefault  {mso-style-type:export-only;  mso-default-props:yes;  mso-ascii-font-family:Calibri;  mso-ascii-theme-font:minor-latin;  mso-fareast-font-family:Calibri;  mso-fareast-theme-font:minor-latin;  mso-hansi-font-family:Calibri;  mso-hansi-theme-font:minor-latin;  mso-bidi-font-family:"Times New Roman";  mso-bidi-theme-font:minor-bidi;  mso-ansi-language:IN;} .MsoPapDefault  {mso-style-type:export-only;  margin-bottom:10.0pt;  line-height:115%;} @page Section1  {size:595.3pt 841.9pt;  margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in;  mso-header-margin:35.4pt;  mso-footer-margin:35.4pt;  mso-paper-source:0;} div.Section1  {page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-priority:99;  mso-style-qformat:yes;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;  mso-para-margin-top:0in;  mso-para-margin-right:0in;  mso-para-margin-bottom:10.0pt;  mso-para-margin-left:0in;  line-height:115%;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:11.0pt;  font-family:"Calibri","sans-serif";  mso-ascii-font-family:Calibri;  mso-ascii-theme-font:minor-latin;  mso-fareast-font-family:"Times New Roman";  mso-fareast-theme-font:minor-fareast;  mso-hansi-font-family:Calibri;  mso-hansi-theme-font:minor-latin;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;span style="font-family: courier new;font-family:webdings;font-size:85%;"  lang="IN" &gt;Mungkin kau tak akan melihat kasih sayang yang begitu jelas darinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: courier new;font-family:webdings;font-size:85%;"  lang="IN" &gt;Mungkin kau tak akan merasakan cinta kasihnya begitu besar kepadamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;    &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:85%;"&gt;Mungkin juga kau sulit menebak raut wajah cemasnya yang selalu menghawatirkanmu&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:85%;"&gt;Mungkin kau tak akan mendengar suara lembut sehalus ucapan ibu kepadamu&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:85%;"&gt;Tapi ketauhilah ia sosok yang sangat mengagumkan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_3rfU8n1EnJQ/TT4Z2DJ3EXI/AAAAAAAAAF8/wT5NHUF-WPA/s1600/ayah.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 241px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_3rfU8n1EnJQ/TT4Z2DJ3EXI/AAAAAAAAAF8/wT5NHUF-WPA/s320/ayah.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5565914605826806130" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:85%;"&gt;D&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:85%;"&gt;ikala dirimu sedang manja-manjanya&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:85%;"&gt;Mungkin ia tak memanjakanmu seperti ibu me&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:85%;"&gt;manjakanmu&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:85%;"&gt;Ia tau itu tak akan bagus untuk pert&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:85%;"&gt;umbuhanmu&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:85%;"&gt;Kau pun menganggapnya “Ayah sepertinya tak menyayangiku”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:85%;"&gt;Tapi sungguh ia sangat ingin, disetiap saat memanjakan buah hatinya&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:85%;"&gt;Dikala dirimu beranjak dewasa&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:85%;"&gt;Keperluanmu terlihat sering tak dikabulkan secara langsung,&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:85%;"&gt;Tapi dialah yang selalu memikirkan jalan keluar atas segala tuntutanmu&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:85%;"&gt;Ibu hanya penyemangat atas dirinya&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:85%;"&gt;Kau pun menganggapnya “Ayah betul-betul tak menyayangiku”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:85%;"&gt;Dikala dirimu telah dewasa&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:85%;"&gt;Mungkin terlihat ia agak sedikit mengekang pergaulanmu&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:85%;"&gt;Ia tau keadaan di luar sana, ia takut terjadi apa-apa padamu&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:85%;"&gt;Ibulah yang akan menenangkanmu&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:85%;"&gt;Kaupun menganggapnya “Ayah Jahat!!”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:85%;"&gt;Disaat engkau memilih untuk menuntu ilmu di negeri orang&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:85%;"&gt;Ia yang paling tegar melepas kepergianmu&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:85%;"&gt;Disampingmu, ibu bercucuran air mata berusaha merelakanmu&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:85%;"&gt;Ia tau, jika ia juga ikut menangis...&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:85%;"&gt;kau tak akan punya kekuatan untuk pergi jauh dari mereka&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:85%;"&gt;Kaupun menganggapnya “Ayah mungkin senang aku pergi”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:85%;"&gt;Dikala kau telah jauh dari mereka&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:85%;"&gt;Mungkin ia terlihat jarang berbicara denganmu di telpon, untuk sekedar menanyai kabarmu&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:85%;"&gt;Tapi ketahuilah ia yang mengingatkan ibumu untuk menanyakan kabarmu tiap hari&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:85%;"&gt;Aku bangga padamu AYAH....&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:85%;"&gt;Maafkan atas segala kesalahanku&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:85%;"&gt;Aku yakin Ibu pasti beruntung memilikimu....&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:85%;"&gt;Engkau cahaya hatiku&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:85%;"&gt;Ibu sumber cahayamu&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:85%;"&gt;Aku,, Beruntung menjadi buah hatimu&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:85%;"&gt;Terimakasih ya Allah&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:85%;"&gt;Lindungi mereka.. amin&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_3rfU8n1EnJQ/TT4alEzqYcI/AAAAAAAAAGE/yB-w9LSTa8s/s1600/sedih.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 225px; height: 180px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_3rfU8n1EnJQ/TT4alEzqYcI/AAAAAAAAAGE/yB-w9LSTa8s/s320/sedih.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5565915413724422594" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:85%;"&gt;Saat kecupan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dikeningku tanda perpisahan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:85%;"&gt;Aku benar-benar sadar kau menyayangiku, tak merelakan aku pergi tapi pendidikan jauh lebih aku butuhkan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:85%;"&gt;Saat aku terjatuh didepanmu&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:85%;"&gt;Aku lihat raut wajah kepanikan yang tak pernah aku lihat sebelumnya&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:85%;"&gt;Aku benar-benar menyesal tlah menganggapmu dahulu tak menyayangiku&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:85%;"&gt;Saat tuntutanku mengharuskanmu untuk mengabulkannya&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:85%;"&gt;Aku lihat gerak gerikmu yang menggambarkan bahwa dirimu akan berusaha mengabulkannya secepatnya&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:85%;"&gt;Saat aku lahap makan makanan yang ku sukai&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:85%;"&gt;Aku lihat engkau menelah ludah karena semua jatahmu rela kau berikan padaku&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:webdings;"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:85%;"&gt;Ayah.... gita mengagumimu, menyayangimu,&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:webdings;"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:85%;"&gt;Aku bangga punya Ayah sepertimu&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:85%;"&gt;Ku harap, suatu saat nanti...&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:85%;"&gt;aku ingin melihat air mata bahagiamu karena telah memilikiku..&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:webdings;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:webdings;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5187213046365919440-5262365115681556077?l=luphysics08.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luphysics08.blogspot.com/feeds/5262365115681556077/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://luphysics08.blogspot.com/2011/01/kasih-sayang-ayah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5187213046365919440/posts/default/5262365115681556077'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5187213046365919440/posts/default/5262365115681556077'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luphysics08.blogspot.com/2011/01/kasih-sayang-ayah.html' title='Kasih Sayang AYAH'/><author><name>Gita luphysics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01643547361027246525</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-901D5S6oYZs/TeDwKDwYt7I/AAAAAAAAALM/Ssei8inmveI/s220/images.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_3rfU8n1EnJQ/TT4Z2DJ3EXI/AAAAAAAAAF8/wT5NHUF-WPA/s72-c/ayah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5187213046365919440.post-1203812893982076933</id><published>2011-01-23T19:15:00.000-08:00</published><updated>2011-01-23T19:30:50.787-08:00</updated><title type='text'>Aku ingin Berbagi</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_3rfU8n1EnJQ/TTzyWjfYMbI/AAAAAAAAAFU/xgSovE3RiEU/s1600/imagesCA7UJXAO.jpg"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 259px; FLOAT: left; HEIGHT: 194px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5565589708820984242" border="0" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_3rfU8n1EnJQ/TTzyWjfYMbI/AAAAAAAAAFU/xgSovE3RiEU/s320/imagesCA7UJXAO.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Dahulu... ku kira ia takkan menerima keadaanku secepat ini, selalu saja ada bayang-bayang bahwa kasih sayang yang dulu pernah ada akan terhenti sampai disini. Aku bersyukur semua berjalan tidak seperti yang ku kira, namun seperti yang ku pinta padaNya. Aku mendapatkan 2 ketenangan : ketenangan fisik dan batin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan penentangan yang begitu keras dari pihakmu. Tentu hati ini tersayat, butuh beberapa hari untuk menenangkan diri dengan semua yang terjadi dan akan terjadi.&lt;br /&gt;Yah..... Tapi keputusanku sudah bulat. Izinkanlah aku menjalani hidup yang aku inginkan, karena hidupku,, akulah yang mempertanggung jawabkan dihadapanNya kelak. Bukan dirimu, mereka ataupun dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah mengapa.. semakin terkekang diriku saat itu, kekuatan untuk bertahan datang begitu saja tanpa selalu ku pinta. Banyak yang terjadi sampai aku pilih apa yang ku pertahankan sekarang dan semestinya kalian tahu itu dan mendukungku.Beberapa ancaman aku pertimbangkan,, mulai dari yang terberat : putus hubungan keluarga, tidak dibiayai kuliah, adik2 yang akan diberhentikan sekolah. Aku pikirkan itu, sampai mata ini tak mampu lagi mengeluarkan air matanya, sampai hati ini sesak karena memikirkannya, sampai kepala ini sakit karena mencari jalan keluar, sampai raga ini tak sanggup lagi menerima perintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sendri saat itu, sendiri dalam pihak yang berat ini. Ada beberapa memang penenangku saat itu. Mereka adalah saudariku, saudari seperjuanganku dibangku kuliah. Wahai saudariku, kalian telah membuatku terlanjur sayang kepadamu. Jangan tinggalkan aku diposisi apapun aku, disaat tersulit apapun aku. Gita sayang kalian.... &lt;em&gt;uhibukifillah&lt;/em&gt;!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu terus berjalan, untuk sementara aku ikut permainan mama. Tidak mengenakannya dengan beban berat dihatiku. Arghhhh..... kemauanku saat itu begitu kuat. Sampai aku tak tahan lagi harus mengikuti kemauanmu ma... maafkan aku. Setelah itu akupun nekat untuk memutuskan mengambil segala resiko yang akan terjadi demi kemauanku itu. Ini bukan sebuah kemauan semata, mungkin tepatnya adalah sebuah perintah. Aku yakin itulah yang membuatku berkemauan keras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai pada hari indah itu 22 April 2010... sejarah mencatat &lt;em&gt;&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;GITA NIRMALA LAWENGA&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; melakukan perubahan besar dalam hidupnya..(&lt;em&gt;Alhamdulillah&lt;/em&gt; &lt;span style="color:#ffcccc;"&gt;^_^&lt;/span&gt;). Subhanallah betapa tenangnya diriku, sampai-sampai tak terfikirkan lagi apa yang terjadi setelah ini pada diriku. Sejenak ancaman itu tak ku hiraukan. Hanya Allah yang tau apa yang akan terjadi padaku, semua ku serahkan padaNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam itu, papa langsung menelpku degupan jangtung beriringan dengan getaran hpku. Allahuakbar... tanpa bentakan dan nada yang lembut papa luluh dalam penjelasanku. Air mata bahagia tak dapat ku bendung lagi dan rasa syukur yang sangat mendalam ku persembahkan kepada sang Pemegang hati. Benar-benar tak ku sangka papa dengan cepatnya menerima keputusanku yang membuatnya keras hati kemarin. Subhanallah.. doaku dijabah lagi olehNya... trima kasih ya Rabb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hatiku lumayan tenang, tinggal menungu keputusan mama yang ku harap semudah cara papa. Hm... ternyata, untuk mamaku tersayang, aku harus lebih lama bersabar dan terus berdoa. Tak bisa terbayangkan sedihku waktu itu ketika mama tak pernah lagi menyapaku, menanyai kabarku dan tak bicara lagi padaku. Aku rindu... aku sungguh rinduh, tapi alhamdulillah aku tak secengeng dan selemah dulu. Ada kekuatan baru dan pelajaran baru yang ku dapatkan dengan semua kejadian ini. Aku terlihat lebih dewasa ............... ^_^ akhirnya...hehe&lt;br /&gt;Semester itu ku jalani agak sedikit panjang dibanding yang sudah-sudah. Waktu yang kunantikan telah tiba... Waktunya liburan semester 3 bulan (waw lama!!) saatnya birruwalidain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Alhamdulillah&lt;/em&gt; pesawat mendarat dengan selamat... Rindu berat aku padamu wahai ibu... Pasti sekeluarga menjemputku lagi seperti biasa... Tapi, kali ini mama kok tak menjemput, ada apa? Tanyaku pada papa. Katanya mama lagi tak enak badan.&lt;br /&gt;Perasaanku kali ini tak seperti biasanya,,, deg degan menghiasai perjalananku waktu itu. Setibaku dirumah,,, aku melihat sosok yang slama ini kurindukan sedang asing mengotak atik hpnya. Ku berjalan ke arahnya untuk memeluknya melampiaskan semua rasa rinduku padanya. Blum sempat tersentuh olehku, ia langsung saja menghindar... masyaAllah.. sampai sebeginikah perasaan mama padaku, lirihku dalam hati. Lontaran kata-kata menyakitkanpun terdengar jelas diarahkan kepadaku. Aku hanya bisa terdian dan tersenyum mendengarnya walau hatiku serasa ingin memberontak. Tapi, aku coba menbalasnya dengan candaan. Suasana serius itu langsung saja mencair. Oleh-oleh yang telah kupersiapkan untuk semua ku buka 1/1. Untuk mama adalah daster warna hijau bercorak coklat. Ku berikan padanya, namun ia geletakkan begitu saja... benar-benar aku tak kenal mama pada waktu itu, dan beberapa hari setelahnya. Ia nampak cuek, dingin dan terlihat tak menginginkan kedatanganku. Namun aku selalu saja mengajaknya bercanda walaupun ujung-ujungnya aku saja yang tersenyum... ^_^ tapi tetap smangat dan jangan lupa tetap berdo’a.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak cukup sepekan aku bersamanya, sikap dingin mama paduku mencair sedikit demi sedikit sampai akhirnya ku temukan kembali diri mama yang sebenarnya dan pada akhirnya ia terima aku seutuhnya apa adanya. &lt;em&gt;Alhamdulillah&lt;/em&gt; ya Allah, Terimakasih atas segala nikmat yang engkau berikan kepadaku. Lindungilah keluargaku. Dan pertemukan kami dalam taman SurgaMu, jadikan kami tetap menjadi keluarga utuh di kampung akhiratMu ya Allah. Amin&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;*Sepenggal kisahku yang tak mungkin ku lupakan&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5187213046365919440-1203812893982076933?l=luphysics08.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luphysics08.blogspot.com/feeds/1203812893982076933/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://luphysics08.blogspot.com/2011/01/aku-ingin-berbagi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5187213046365919440/posts/default/1203812893982076933'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5187213046365919440/posts/default/1203812893982076933'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luphysics08.blogspot.com/2011/01/aku-ingin-berbagi.html' title='Aku ingin Berbagi'/><author><name>Gita luphysics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01643547361027246525</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-901D5S6oYZs/TeDwKDwYt7I/AAAAAAAAALM/Ssei8inmveI/s220/images.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_3rfU8n1EnJQ/TTzyWjfYMbI/AAAAAAAAAFU/xgSovE3RiEU/s72-c/imagesCA7UJXAO.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5187213046365919440.post-596999527499519796</id><published>2011-01-22T13:26:00.000-08:00</published><updated>2011-01-22T13:34:31.479-08:00</updated><title type='text'>_sms.ku_</title><content type='html'>..................................................................................................................................................................&lt;br /&gt;Jadilah seperti air, suci lagi mensucikan&lt;br /&gt;Bergerak untuk menghidupkan&lt;br /&gt;Mengalir untuk kebaikan&lt;br /&gt;Memancar dengan kekuatan&lt;br /&gt;Dikelola menjadi energi bagi kehidupan&lt;br /&gt;Selamat berjuang dan trus belajar memaknai kehidupan&lt;br /&gt;Semoga menjadi lebih baik&lt;br /&gt;Memberi yang terbaik, mendapat dan menjadi yang terbaik&lt;br /&gt;Tetap semangat menebarkan benih-benih kebaikan pada orang lain di muka bumi&lt;br /&gt;Karena surga terlalu luas dihuni seorang diri&lt;br /&gt;..................................................................................................................................................................&lt;br /&gt;Kunci semua kebaikan adalah keinginan terhadap Allah dan kampun akhirat, unci semua kejelekan adalah cinta dunia dan panjangnya angan-angan (Ibnu Qoyyim)&lt;br /&gt;..................................................................................................................................................................&lt;br /&gt;Banyak orang mengecilkan diri dengan memperbesar masalah. Sebesar apapun maalah hidup kita, yakinlah bahwa Tuhan Maha Besar dan Dia lebih Besar dari segalanya. Masalah yang terjadi adalah cobaan n wujud kasih sayang-Nya untuk membesarkan pribadi kita. Maka berhentilah membesar-besarkan masalah, hadapilah dan jadikan itu sebagai penumbuh kebesaran pribadi kita. (MT)&lt;br /&gt;..................................................................................................................................................................&lt;br /&gt;Sering sekali kita kehilangan harapan dan berfikir ini adalah akhir dari segalanya, Tuhan tersenyum dan berkata : “Tenaglah sayang, itu hanyalah bengkokan bukan akhir “.&lt;br /&gt;..................................................................................................................................................................&lt;br /&gt;Kupu-kupu tak tau warna sayap mereka.. Tapi orang-orang tau betapa indahnya sayap mereka.. Seperti juga dirimu, tidak tau betapa indahnya dirimu.. Tapi Allah tau betapa istimewanya dirimu dimataNya.. Ketika engkau tunduk dalam syari’atnya, ridho atas takdirNya, tersenyum dalam musibah, tegar dalam ujian, teguh dalam pendirian.. Subhanallah, semoga saudari adalah wanita yang terpilih menjadi wanita terindah dimataNya.. amin&lt;br /&gt;..................................................................................................................................................................&lt;br /&gt;Malam berlalu, tapi tak mampu ku pejamkan mata&lt;br /&gt;Dirundung rindu kepada mereka, yang wajahnya mengingatkanku akan Surga&lt;br /&gt;Wahai fajar terbitlah segera,&lt;br /&gt;Agar sempat ku katakan kepada mereka “Aku mencintaimu kalian karena Allah”&lt;br /&gt;(Umar Bin Al Kathab)&lt;br /&gt;..................................................................................................................................................................&lt;br /&gt;Ketika wajahmu penat memikirkan dunia,, berwudhulah&lt;br /&gt;Ketika tanganmu letih menggapai cita-cita,, bertakbirlah&lt;br /&gt;Ketika pundakmu tak kuat memikul amanah,, bersujudlah&lt;br /&gt;Ikhlaskan dan serahkan semuannya kepada Allah, tetap istiqomah di jalan Allah, sertakan Allah disetiap langkahmu&lt;br /&gt;..................................................................................................................................................................&lt;br /&gt;Ukhuwah itu mengerti tanpa harus dijelaskan, membantu tanpa kita meminta, senantiasa mendoakan meski kita tak pernah menyadarinya.&lt;br /&gt;Menegur tanpa membuat kita sakit hati, dan ukhuwah itu memaafkan tanpa menunggu kita mengiba.. keep istiqomah.. semoga Allah menjaga ukhuwah antara kita.&lt;br /&gt;.............................................................................................................................................................&lt;br /&gt;Dalam tiap fase, selalu ada yang kelelahan. Jika mereka lelah krn mengusung kebenaran, niscaya Allah akan menguatkan mereka kembali, Tapi jika mereka lelah karena tergoda dunia, maka ada banyak orang yang akan menggantinya. Dakwah takkan pernah kehabisan orang. Ikut atau tidaknya kita, kereta dajwah akan terus maju menuju surga.&lt;br /&gt;.....................................................................................................................................................&lt;br /&gt;“Demi Allah, sekiranya matahari diletakkan diatas pundak Kami agar berhenti berdakwah, tidak akan kami tinggalkan sampai Allah memutuskan perkaranya, MATI dalam DAKWAH atau KEMENANGAN DAKWAH.”&lt;br /&gt;...........................................................................................................................................................&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5187213046365919440-596999527499519796?l=luphysics08.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luphysics08.blogspot.com/feeds/596999527499519796/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://luphysics08.blogspot.com/2011/01/smsku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5187213046365919440/posts/default/596999527499519796'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5187213046365919440/posts/default/596999527499519796'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luphysics08.blogspot.com/2011/01/smsku.html' title='_sms.ku_'/><author><name>Gita luphysics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01643547361027246525</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-901D5S6oYZs/TeDwKDwYt7I/AAAAAAAAALM/Ssei8inmveI/s220/images.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5187213046365919440.post-3840603217206922204</id><published>2010-12-22T02:00:00.000-08:00</published><updated>2010-12-22T02:04:18.208-08:00</updated><title type='text'>ah..... biarkan aku begini!!!</title><content type='html'>biarkan aku seperti apa adanya aku&lt;br /&gt;seperti yang ku inginkan&lt;br /&gt;seperti yang seharusnya&lt;br /&gt;****&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5187213046365919440-3840603217206922204?l=luphysics08.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luphysics08.blogspot.com/feeds/3840603217206922204/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://luphysics08.blogspot.com/2010/12/ah-biarkan-aku-begini.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5187213046365919440/posts/default/3840603217206922204'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5187213046365919440/posts/default/3840603217206922204'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luphysics08.blogspot.com/2010/12/ah-biarkan-aku-begini.html' title='ah..... biarkan aku begini!!!'/><author><name>Gita luphysics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01643547361027246525</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-901D5S6oYZs/TeDwKDwYt7I/AAAAAAAAALM/Ssei8inmveI/s220/images.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5187213046365919440.post-5608680267171504728</id><published>2010-12-18T02:08:00.001-08:00</published><updated>2010-12-18T02:12:41.039-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Cukup!!! &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jangan salahkan aku sepenuhnya…&lt;br /&gt;Aku ingin bersikap biasa namun sapaan “SOMBONG”, tlah membuatku kaku.&lt;br /&gt;Aliran darahku tak kurasakan lagi.&lt;br /&gt;Langkah kakiku terasa berat namun aku tak ingin terlihat lemah&lt;br /&gt;Dadaku sesak menerima kenyataan yang sebenarnya.&lt;br /&gt;Pikirankupun  terus saja melayang mengingat seluruh rangkaian yang telah ku alami,&lt;br /&gt;Banyak kisah bersama, seolah tak pernah ada.&lt;br /&gt;Takkusangka, keputusanku membuat …  kecewa&lt;br /&gt;****&lt;br /&gt; “Ya Allah, kenapa semuanya menjadi seperti ini??? Berikanlah hamba kekuatan untuk melewati semua ini dengan baik. Istiqamahkanlah hamba sampai akhir hidup hamba ya Allah”&lt;br /&gt;****&lt;br /&gt;Dengan lirih aku mengadu kepada Sang pemegang hati tentang segelintir kisahku&lt;br /&gt;Aku percaya..Allah telah memilihkan jalan yang terbaik untukku.&lt;br /&gt;Tanpa sadar, tetesan air mata membasahi wajahku,&lt;br /&gt;aku tak ingin mengusapnya. Biarlah ia mengalir agar pundak ini terasa lebih kuat memikul beban selanjutnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5187213046365919440-5608680267171504728?l=luphysics08.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luphysics08.blogspot.com/feeds/5608680267171504728/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://luphysics08.blogspot.com/2010/12/cukup-jangan-salahkan-aku-sepenuhnya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5187213046365919440/posts/default/5608680267171504728'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5187213046365919440/posts/default/5608680267171504728'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luphysics08.blogspot.com/2010/12/cukup-jangan-salahkan-aku-sepenuhnya.html' title=''/><author><name>Gita luphysics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01643547361027246525</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-901D5S6oYZs/TeDwKDwYt7I/AAAAAAAAALM/Ssei8inmveI/s220/images.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5187213046365919440.post-1028754840291952031</id><published>2010-12-16T05:36:00.002-08:00</published><updated>2010-12-16T05:52:31.912-08:00</updated><title type='text'>entahlah !!!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_3rfU8n1EnJQ/TQoZjzhYh7I/AAAAAAAAAEw/IUWE8FWojqA/s1600/qq.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 220px; height: 229px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_3rfU8n1EnJQ/TQoZjzhYh7I/AAAAAAAAAEw/IUWE8FWojqA/s320/qq.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5551277593603901362" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;aku ingin bersikap biasa&lt;br /&gt;namun aku tak ingin memulainya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Bersambung)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5187213046365919440-1028754840291952031?l=luphysics08.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luphysics08.blogspot.com/feeds/1028754840291952031/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://luphysics08.blogspot.com/2010/12/entahlah_16.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5187213046365919440/posts/default/1028754840291952031'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5187213046365919440/posts/default/1028754840291952031'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luphysics08.blogspot.com/2010/12/entahlah_16.html' title='entahlah !!!'/><author><name>Gita luphysics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01643547361027246525</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-901D5S6oYZs/TeDwKDwYt7I/AAAAAAAAALM/Ssei8inmveI/s220/images.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_3rfU8n1EnJQ/TQoZjzhYh7I/AAAAAAAAAEw/IUWE8FWojqA/s72-c/qq.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5187213046365919440.post-5549134358240996650</id><published>2010-11-03T18:25:00.000-07:00</published><updated>2010-11-03T18:25:58.870-07:00</updated><title type='text'>muhasabah dakwah</title><content type='html'>&lt;a href="http://komdafsh.blogspot.com/2010/01/muhasabah-dakwah.html"&gt;muhasabah dakwah&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5187213046365919440-5549134358240996650?l=luphysics08.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://komdafsh.blogspot.com/2010/01/muhasabah-dakwah.html' title='muhasabah dakwah'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luphysics08.blogspot.com/feeds/5549134358240996650/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://luphysics08.blogspot.com/2010/11/muhasabah-dakwah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5187213046365919440/posts/default/5549134358240996650'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5187213046365919440/posts/default/5549134358240996650'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luphysics08.blogspot.com/2010/11/muhasabah-dakwah.html' title='muhasabah dakwah'/><author><name>Gita luphysics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01643547361027246525</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-901D5S6oYZs/TeDwKDwYt7I/AAAAAAAAALM/Ssei8inmveI/s220/images.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5187213046365919440.post-6374555515548600318</id><published>2010-10-27T05:11:00.000-07:00</published><updated>2010-10-27T05:11:53.035-07:00</updated><title type='text'>MUSHALLA ISTIQAMAH: MUSHALLA ISTIQAMAH: Kisah Gadis Kecil Yang Shaliha...</title><content type='html'>&lt;a href="http://mifmipaunhas.blogspot.com/2010/08/mushalla-istiqamah-kisah-gadis-kecil.html?spref=bl"&gt;MUSHALLA ISTIQAMAH: MUSHALLA ISTIQAMAH: Kisah Gadis Kecil Yang Shaliha...&lt;/a&gt;: "MUSHALLA ISTIQAMAH: Kisah Gadis Kecil Yang Shalihah"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5187213046365919440-6374555515548600318?l=luphysics08.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://mifmipaunhas.blogspot.com/2010/08/mushalla-istiqamah-kisah-gadis-kecil.html?spref=bl' title='MUSHALLA ISTIQAMAH: MUSHALLA ISTIQAMAH: Kisah Gadis Kecil Yang Shaliha...'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luphysics08.blogspot.com/feeds/6374555515548600318/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://luphysics08.blogspot.com/2010/10/mushalla-istiqamah-mushalla-istiqamah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5187213046365919440/posts/default/6374555515548600318'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5187213046365919440/posts/default/6374555515548600318'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luphysics08.blogspot.com/2010/10/mushalla-istiqamah-mushalla-istiqamah.html' title='MUSHALLA ISTIQAMAH: MUSHALLA ISTIQAMAH: Kisah Gadis Kecil Yang Shaliha...'/><author><name>Gita luphysics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01643547361027246525</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-901D5S6oYZs/TeDwKDwYt7I/AAAAAAAAALM/Ssei8inmveI/s220/images.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5187213046365919440.post-5950065544463839319</id><published>2010-08-05T00:07:00.000-07:00</published><updated>2010-08-05T18:25:24.052-07:00</updated><title type='text'>positif thinking yuk ^_^</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_3rfU8n1EnJQ/TFpmmRqL7zI/AAAAAAAAAEc/2mlAz3H1Y-M/s1600/m.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 183px; height: 275px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_3rfU8n1EnJQ/TFpmmRqL7zI/AAAAAAAAAEc/2mlAz3H1Y-M/s320/m.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5501822702547889970" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Mengapa kau tak lagi melihatku??? Apakah wajahku lebih najis dari jalan yang kau pandangi yang jelas penuh debu dan kotor itu??? Mengapa kau tak lagi menyapaku??? apakah aku bukan temanmu lagi??? Mengapa kau tak bercengkrama denganku seperti dulu, apakah aku akan membawamu kepada kemudharatan??? Mengapa kau lebih banyak diam??? Mengapa tak mau lagi kumpul dengan kami, apa bedannya dengan kondisi kuliah??hijab tidak ada,sekalian ga kuliah aja… hufh… Mengapa…. Mengapa…. Dan mengapa…. Apakah sejelek itukah kami dimata kalian???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin kita adalah salah satu sosok yang pernah mendapatkan pertanyaan itu, atau boleh jadi kita termaksud orang yang mempertanyakan sosok itu.&lt;br /&gt;Dugaan demi dugaan membuat kegelisahan dan terus saja berprasangka. Apakah tidak lelah? Bunkankah Allah Ta’alla berfirman : “Wahai Orang-Orang yang beriman, jauhilah oleh kalian kebanyakan dari prasangkaan (zhan) karena sesungguhnya sebagian dari prasangkaan ini merupakan dosa.” (Al-Hujarat : 12)&lt;br /&gt;Lantas, Mengapa hal itu sepertinya membenarkan sangkaan kami?? sungguh hal itu membingungkan kami!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hm…..apakah tak kau rasakan ini lebih baik untukku,mereka, dan terutama dirimu???&lt;br /&gt;Sungguh ku takut salah niatku padamu….&lt;br /&gt;Dan ingatlah,….menjaga hubungan antara lelaki dan wanita, tidak sama dengan memutuskan hubungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hm… Baiklah… karena antum sudah bertanya untuk menepis prasangka itu… mari kita saling memahami dan mendudukkan masalah ini pada Al-Qur’an dan As-sunnah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;No Ikhtilat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ikhtilat adalah berkumpulnya beberapa laki-laki dan wanita yang bukan mahram disuatu tempat tanpa hijab, yang memungkinkan terjadinya hubungan diantara mereka apakah melalui pandangan mata ataupun dengan bercakap-cakap. Namun, apakah semua ikhtilat di larang?&lt;br /&gt;Asy-Syaikh Muhammad bin Ibrahim Alusy Syaikh rahimahullahu menyatakan dalam Fatawa dan Rasa`ilnya (10/35-44) bahwa ikhtilath antara laki-laki dengan perempuan ada tiga keadaan: &lt;br /&gt;Pertama: Ikhtilath para wanita dengan laki-laki dari kalangan mahram mereka, maka ini jelas dibolehkan.&lt;br /&gt;Kedua: Ikhtilath para wanita dengan laki-laki ajnabi (non mahram) untuk tujuan yang rusak, maka hal ini jelas keharamannya.&lt;br /&gt;Ketiga: Ikhtilath para wanita dengan laki-laki ajnabi (non mahram) di tempat pengajaran ilmu, di toko/warung, kantor, rumah sakit, perayaan-perayaan dan semisalnya. Ikhtilath yang seperti ini terkadang disangka tidak akan mengantarkan kepada fitnah di antara lawan jenis, padahal hakikatnya justru sebaliknya. Sehingga bahaya ikhtilath semacam ini perlu diterangkan dengan membawakan dalil-dalil pelarangannya.” Jadi, apa yang bisa diminimalkan, laksanakan. Dan apa yang tidak mendesak di hindari agar kita terjaga dari fitnah. Sebagaimana dari hadist Usamah bin Zaid, bahwa &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Nabi Salallahu’alaihi wa sallam bersabda “Tidaklah aku tinggalkan setelahku suatu fitnah yang berbahaya bagi laki-laki daripada wanita”.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Menjaga diri ≠ memutuskan hubungan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Begitulah yang terdengar dan yang terlihat yaitu 1 kata yang sangat menyakitkan… SOMBONG!! Padahal disatu sisi tingkah itu karena ingin menjaga diri&amp;hati dan menjaga orang-orang disekitarnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, yang perlu diingat adalah Ridha Allah akan mengiringi ridha manusia. Hal ini sesuai dengan sabda &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Siapa yang membuat Allah murka karena ingin memperoleh ridha manusia, maka Allah akan murka padanya dan Allah menjadikan orang yang ingin ia peroleh ridhanya dengan membuat Allah murka itu akan murka padanya. Dan siapa yang membuat Allah ridha sekalipun manusia murka padanya, maka Allah akan ridha padanya dan Allah menjadikan orang yang memurkainya dalam meraih ridha Allah itu akan ridha pula padanya, sampai-sampai Allah akan menghiasi si hamba dan menghiasi ucapan dan amalannya di mata orang yang semula murka tersebut.” (HR. Ath-Thabrani)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, keep hamazah buat muslim wal muslimah yang tak lelah memperbaiki diri. Jagalah tetap tali silaturahim antara sesama muslim dengan batas-batas yang sesuai dengan ajaran islam. Jangan takut memperbaiki diri karena dikatakan sombong,, karena alasan inilah yang sangat populer di kalangan  masyarakat. Jagalah diri dan hatimu untuk menjaga diri dan hati mereka yang ada disekitarmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ghadul bashar (menundukkan pandangan)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Seorang penyair berkata:                                                                           &lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Setiap kejadian berawal dari pandangan dan api yang besar itu berasal dari percikan bunga api yang dianggap kecil.Berapa banyak pandangan mata itu mencapai kehati pemiliknya seperti busur dan tali busurnya Selama seseorang hamba membolak-balikkan pandangannya menatap manusia, dia berdiri di atas bahaya pandangan adalah kesenangan yang membinasakan, hunjaman yang memudharatkan.” (Ad-Da’u wad Dawa’, hal. 234).&lt;br /&gt;Dan satu lagi istilah trend masa kini “dari mata turun ke hati”…. Exactly. Mata memiliki daya rekam yang cukup kuat apalagi jika melihat sesuatu yang susah untuk dilupakan. Apakah itu senyum yang menawan, mata yang indah, wajah yang tak membuat mata berkedip, sampai kepada hal yang jorok sekalipun.  hm…. Pasti akan menjangkiti organ-organ tubuh yang lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah melihat, mata akan merekam layaknya handycam bahkan jauh lebih canggih. Ia memiliki titik fokus yang sangat sempurna. Semakin banyak memandang akan semakin menginginkan sesuatu.  Melalui mata ada virus yang akan menjangkiti hati. Ketika ia dipergunakan kepada hal yang baik, hati akan terbebas dari virus itu insya Allah. Jika tidak, siap-siaplah difonis positif mengidapnya. Biasanya virus ini disebut dengan virus merah jambu. Kalau sudah begitu penawarnya adalah mohon ampun kepada-Nya karena ialah pemilik hati yang akan dibolakbalik sesuai kehendak-Nya dan perbanyak  mengingat-Nya agar hati menjadi tenang.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram. (QS.Ar-Ra’d :28)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjaga pandangan memang sangat sulit, tapi kalau ada kemauan yang keras insyaAllah pasti bisa. Jadi, mari kita saling membantu lah… baik ikhwah maupun akhawat. Mari saling mendukung dalam menjalankan perintah-Nya dengan perbuatan nyata. Beberapa perbuatan itu seperti yang diperintahkan dalam QS.An-Nur (30-31) Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: &lt;span style="font-style:italic;"&gt;"Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat. Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya…..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu ‘alam bishawab&lt;br /&gt;……………………………………………………………………………………………………………………………………………………&lt;br /&gt;Bukan bermaksud tak memandangi karena jalan-jalan itu lebih baik dari sebuah wajah. Bahkan sebaliknya, cuma hanya tak ingin mencari penyakit di hati dengan memandangi dan terlebih lagi hal itu dilakukan karena mencoba menjalankan perintah-Nya dan rasul-Nya. Biarlah jalan menjadi pengalih pandangannya. Sama sekali tidak ada maksud memutuskan tali silaturahim jika tak lagi menyapa, tak lagi bercengkrama seperti dulu, dan lebih banyak diam. Namun, untuk menjaga fitnah hati, biarlah jarak jadi hijabnya.  &lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_3rfU8n1EnJQ/TFpluHIl1PI/AAAAAAAAAEU/xpvO0F8we0U/s1600/images.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 219px; height: 230px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_3rfU8n1EnJQ/TFpluHIl1PI/AAAAAAAAAEU/xpvO0F8we0U/s320/images.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5501821737649951986" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah…. kami hanyalah manusia yang selalu berbuat dosa…. Terangilah jalan kami agar senantiasa Istiqomah di jalan-Mu. Buatlah kami untuk tidak saling berprasangka buruk. Buatlah kami untuk saling mendukung dalam kebaikan satu sama lain. Buatlah jalinan ukhuwah yang telah ada tetap ada sampai ajal menjemput. Amin Amin ya robbal’alamin&lt;br /&gt;……………………………………………………………………………………………………………………………………………………&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5187213046365919440-5950065544463839319?l=luphysics08.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luphysics08.blogspot.com/feeds/5950065544463839319/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://luphysics08.blogspot.com/2010/08/mengapakenapa-apakah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5187213046365919440/posts/default/5950065544463839319'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5187213046365919440/posts/default/5950065544463839319'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luphysics08.blogspot.com/2010/08/mengapakenapa-apakah.html' title='positif thinking yuk ^_^'/><author><name>Gita luphysics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01643547361027246525</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-901D5S6oYZs/TeDwKDwYt7I/AAAAAAAAALM/Ssei8inmveI/s220/images.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_3rfU8n1EnJQ/TFpmmRqL7zI/AAAAAAAAAEc/2mlAz3H1Y-M/s72-c/m.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5187213046365919440.post-430819279878307218</id><published>2010-08-02T16:26:00.000-07:00</published><updated>2010-08-04T01:03:44.132-07:00</updated><title type='text'>Surat Untuk cwdra_i</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_3rfU8n1EnJQ/TFdbItFKgZI/AAAAAAAAAD0/GCGdJqS_dO0/s1600/wpid-bukan-surat-cinta.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 210px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_3rfU8n1EnJQ/TFdbItFKgZI/AAAAAAAAAD0/GCGdJqS_dO0/s320/wpid-bukan-surat-cinta.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5500965674954686866" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimanapun aku dalam pandanganmu&lt;br /&gt;Sungguh aku akan tetap berada disisi kalian sampai kapanpun&lt;br /&gt;Dan bagaimanapun kalian dalam pandanganku&lt;br /&gt;Akan ku coba tepis kegelisahan tentangmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapapun teman dekatku saat ini&lt;br /&gt;Ketahuilah kalian tetap yang terbaik&lt;br /&gt;Maafkan aku atas perubahan ini&lt;br /&gt;Panggilan illahi ku salami&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lama sudah terabaikan kewajibanku&lt;br /&gt;Sudah cukup aku tenggelam dalam ketidaktahuanku&lt;br /&gt;Padahal agama ini telah menjadi dinding hatiku&lt;br /&gt;Akan segera roboh jika tak segera ku perbaiki&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terimalah aku,&lt;br /&gt;Kan ku terima dirimu,&lt;br /&gt;Seperti dulu,&lt;br /&gt;Saat pertama bertemu,&lt;br /&gt;Salam  sayang gita untuk kalian saudara_i ku&lt;br /&gt;Aku titipkan airmata rindu kepadamu dan keluarga besar kita&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5187213046365919440-430819279878307218?l=luphysics08.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luphysics08.blogspot.com/feeds/430819279878307218/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://luphysics08.blogspot.com/2010/08/surat-untuk-saudara-saudariku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5187213046365919440/posts/default/430819279878307218'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5187213046365919440/posts/default/430819279878307218'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luphysics08.blogspot.com/2010/08/surat-untuk-saudara-saudariku.html' title='Surat Untuk cwdra_i'/><author><name>Gita luphysics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01643547361027246525</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-901D5S6oYZs/TeDwKDwYt7I/AAAAAAAAALM/Ssei8inmveI/s220/images.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_3rfU8n1EnJQ/TFdbItFKgZI/AAAAAAAAAD0/GCGdJqS_dO0/s72-c/wpid-bukan-surat-cinta.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5187213046365919440.post-4596875817701884042</id><published>2010-04-24T01:49:00.000-07:00</published><updated>2010-04-24T01:59:34.143-07:00</updated><title type='text'>sangat menyukai artikel ini</title><content type='html'>&lt;h1 style="font-family: lucida grande;"&gt;Ayah, Ibu… Biarkan Ananda Istiqomah&lt;/h1&gt;     &lt;div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px; font-family: lucida grande;"&gt;&lt;iframe src="http://api.tweetmeme.com/button.js?url=http%3A%2F%2Fmuslimah.or.id%2Fakhlak-dan-nasehat%2Fayah-ibu-biarkan-ananda-istiqomah.html&amp;amp;source=muslimahID&amp;amp;style=normal&amp;amp;service=bit.ly" width="50" frameborder="0" height="61" scrolling="no"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/div&gt;&lt;div id="fb_share_1" style="float: right; margin-left: 10px; font-family: lucida grande;"&gt;&lt;a style="text-decoration: none;" name="fb_share" type="box_count" share_url="http%3A%2F%2Fmuslimah.or.id%2Fakhlak-dan-nasehat%2Fayah-ibu-biarkan-ananda-istiqomah.html" href="http://www.facebook.com/sharer.php?u=http%253A%252F%252Fmuslimah.or.id%252Fakhlak-dan-nasehat%252Fayah-ibu-biarkan-ananda-istiqomah.html&amp;amp;src=sp"&gt;&lt;span class="fb_share_size_Small fb_share_count_wrapper"&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fb_share_count_nub_top "&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fb_share_count   fb_share_count_top"&gt;&lt;span class="fb_share_count_inner"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="FBConnectButton FBConnectButton_Small" style="cursor: pointer;"&gt;&lt;span class="FBConnectButton_Text"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: lucida grande;"&gt;&lt;script src="http://static.ak.fbcdn.net/connect.php/js/FB.Share" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: lucida grande;"&gt;Penulis:  Ummu Rumman&lt;br /&gt;Muroja’ah: Ustadz Abu Salman&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: lucida grande;"&gt;Duhai, betapa indahnya jika kita bisa membahagiakan orang tua kita.  Orang tua yang telah membesarkan kita dengan penuh kasih sayang. Orang  tua yang telah mendidik dan merawat kita sedari kecil. Orang tua yang  telah mengerahkan segala yang mereka punya demi kebahagiaan kita,  anak-anaknya. Terima kasihku yang tak terhingga untukmu wahai Ayah Ibu.&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: lucida grande;"&gt;&lt;span id="more-211"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman, yang artinya, &lt;em&gt;“Dan Rabbmu telah memerintahkan  kepada manusia janganlah ia beribadah melainkan hanya kepada-Nya dan  hendaklah berbuat baik kepada kedua orang tua dengan sebaik-baiknya.”&lt;/em&gt;  (Qs. Al Israa’ 23)&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: lucida grande;"&gt;Alangkah bahagianya seorang anak yang bisa menjalankan ketaatan  kepada Allah dan Rasul-Nya, dengan mendapatkan dukungan dari  orangtuanya.&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: lucida grande;"&gt;Akan tetapi, bagaimana jika orang tua melarang kita melakukan  kebaikan berupa ketaatan pada Allah dan Rasul-Nya? Keistiqomahan kita,  bahkan bagaikan api yang menyulut kemarahan mereka.&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: lucida grande;"&gt;Di antara mereka bahkan ada yang menyuruh pada perbuatan yang  dilarang Allah? Bagaimanakah seharusnya sikap kita?&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: lucida grande;"&gt;Jika teringat kewajiban kita untuk berbakti pada mereka, terlebih  teringat besarnya jasa mereka, berat hati ini untuk mengecewakan mereka.  Sungguh hati ini tak tega bila sampai ada perbuatan kita yang  menjadikan mereka bermuram durja.&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: lucida grande;"&gt;&lt;a title="Ayah, Ibu... biarkan ananda istiqomah" href="http://muslimah.or.id/akhlaq/ayah-ibu-biarkan-ananda-istiqomah.html"&gt;&lt;strong&gt;Kaidah  Birrul Walidain&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: lucida grande;"&gt;Saudariku, durhaka atau tidaknya seorang anak tetaplah harus  dipandang dari kacamata syariat. Tak semua anak yang melanggar perintah  orang tua dikatakan anak durhaka. Karena ketaatan pada orang tua tidak  bersifat mutlak. Tidak sebagaimana ketaatan pada Allah dan Rasul-Nya  yang sifatnya mutlak.&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: lucida grande;"&gt;Ada beberapa hal yang sering dianggap sebagai kedurhakaan pada orang  tua, padahal sebenarnya bukan. Antara lain:&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: lucida grande;"&gt;&lt;strong&gt;1. Anak menolak perintah orangtua yang melanggar syariat  Islam&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: lucida grande;"&gt;Pada asalnya, seorang anak wajib taat pada orangtuanya. Akan tetapi  jika yang diperintahkan orang tua melanggar syariat, maka anak tidak  boleh mentaatinya. Yaitu jika orang tua memerintahkan anak melakukan  kesyirikan, bid’ah dan maksiat. Contoh konkritnya: orang tua  memerintahkan anak memakai jimat, orang tua menyuruh ngalap berkah pada  kyai A, orang tua menyuruh anak berjabat tangan dengan lelaki bukan  mahrom, dll. Maka, saat sang anak menolak hal tersebut tidaklah  dikatakan durhaka. Bahkan ini termasuk bakti kepada orang tua karena  mencegah mereka dari perbuatan haram.&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: lucida grande;"&gt;Allah berfirman yang artinya, &lt;em&gt;“Dan jika keduanya memaksamu untuk  mempersekutukan Aku dengan sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang  itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya, dan pergaulilah keduanya di  dunia dengan baik.”&lt;/em&gt; (Qs. Luqman: 15)&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: lucida grande;"&gt;Namun, seorang anak hendaknya tetap menggunakan adab dan perkataan  yang baik. Dan terus mempergauli dan mendakwahi mereka dengan baik pula.&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: lucida grande;"&gt;&lt;strong&gt;2. Anak tidak patuh atas larangan orangtua menjalankan  syariat Islam&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: lucida grande;"&gt;Tidak disebut durhaka anak yang tidak patuh saat orangtuanya melarang  sang anak menjalankan syariat Islam, padahal di saat itu orang tua  sedang tak membutuhkannya (misal karena orang tua sedang sakit atau saat  keadaan darurat).  Contoh konkritnya: melarang anaknya shalat jama’ah,  memakai jilbab, berjenggot, menuntut ilmu syar’i, dll.&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: lucida grande;"&gt;Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidaklah wajib  mentaati makhluk yang memerintah agar maksiat kepada Allah.” (HR.  Ahmad). Dan di dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim disebutkan pula  bahwasanya ketaatan hanya dilakukan dalam perkara yang baik. Maka  janganlah engkau melakukan perkara yang haram dengan alasan ingin  berbakti pada orang tuamu. Tidak wajib bagimu taat pada mereka dalam  bermaksiat pada Allah.&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: lucida grande;"&gt;&lt;strong&gt;3. Orang tua yang marah atas keistiqomahan dan nasihat  anaknya&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: lucida grande;"&gt;Seorang anak wajib menasihati orang tuanya saat mereka melanggar  syariat Islam. Apabila orang tua sakit hati dan marah, padahal sang anak  telah menggunakan adab yang baik dan perkataan yang lembut, maka hal  ini tidak termasuk durhaka pada orang tua.&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: lucida grande;"&gt;Saat gundah menyapamu, …&lt;br /&gt;Bagaimana ini, aku telah membuat orang tuaku marah? Padahal bukankah  keridhaan Allah bergantung pada keridhaan kedua orang tua. Kemurkaan  Allah, bergantung pada kemurkaan kedua orang tua (HR. Tirmidzi)?&lt;br /&gt;Saudariku, marahnya orang tua atas keistiqomahan dan nasihat anak,  tidaklah termasuk dalam hadits di atas. Hadits di atas tidak berlaku  secara mutlak, kita tetap harus melihat kaidah birrul walidain.&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: lucida grande;"&gt;Ingatlah saat Nabi Ibrahim menasihati ayahnya, &lt;em&gt;“Wahai ayahku,  janganlah kamu menyembah syaithan. Sesungguhnya syaithan itu durhaka  kepada Allah Yang Maha Pemurah.”&lt;/em&gt; (Qs. Maryam: 44). Orang tua yang  menolak kebenaran Islam kemudian mendapat nasihat dari anaknya,  kemungkinan besar akan marah. Tapi sang anak tetap tidak dikatakan  durhaka.&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: lucida grande;"&gt;Saudariku, bila orangtuamu marah atas keistiqomahanmu, maka ingatkan  dirimu dengan sabda Rasulullah &lt;em&gt;shallallahu ‘alaihi wa sallam&lt;/em&gt;, &lt;em&gt;“Siapa  yang membuat Allah murka karena ingin memperoleh ridha manusia, maka  Allah akan murka padanya dan Allah menjadikan orang yang ingin ia  peroleh ridhanya dengan membuat Allah murka itu akan murka padanya. Dan  siapa yang membuat Allah ridha sekalipun manusia murka padanya, maka  Allah akan ridha padanya dan Allah menjadikan orang yang memurkainya  dalam meraih ridha Allah itu akan ridha pula padanya, sampai-sampai  Allah akan menghiasi si hamba dan menghiasi ucapan dan amalannya di mata  orang yang semula murka tersebut.”&lt;/em&gt; (HR. Ath Thabrani)&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: lucida grande;"&gt;Subhanallah. Perhatikanlah hadits di atas! Ketika engkau menaati  orang tuamu dalam bermaksiat pada Allah, agar orang tuamu ridha.  Sedangkan sebenarnya Allah Murka padamu. Maka, bisa jadi Allah justru  akan membuat orang tuamu tetap murka pula kepadamu. Meski engkau telah  menuruti keinginan mereka.&lt;br /&gt;Dan sadarkah engkau, saat engkau menuruti mereka dalam perbuatan maksiat  pada Allah, maka sejatinya perintah mereka akan terus berlanjut.  Tidakkah engkau khawatir Allah akan murka pada orangtuamu disebabkan  mereka terus memerintahkanmu bermaksiat kepada-Nya.&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: lucida grande;"&gt;Saudariku, bukankah hati kedua orang tuamu berada di genggaman Allah.  Maka, yang terpenting bagimu adalah berusahalah meraih ridha Allah  dengan keshalihan dan keistiqomahanmu. Semoga dengan demikian Allah  Ridha padamu. Semoga Allah menghiasi ucapan dan amalan kita sehingga  orang tua kita pun  -&lt;em&gt;bi idznillah&lt;/em&gt;- akhirnya ridha kepada kita.&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: lucida grande;"&gt;&lt;strong&gt;Akhlaq Mulia, Penarik Hati yang Banyak Dilalaikan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: lucida grande;"&gt;Ustadz Abdullah Zaen, Lc dalam bukunya &lt;em&gt;14 Contoh Praktek Hikmah  dalam Berdakwah&lt;/em&gt; berkata, “Kerenggangan antara orangtua dan anak itu  seringkali terjadi akibat ‘benturan-benturan’ yang terjadi dampak dari  orang tua yang masih awam memaksa si anak untuk menjalani beberapa  ritual yang berbau syirik, sedangkan si anak berpegang teguh dengan  kebenaran yang telah ia yakini. Akhirnya yang terjadi adalah  kerenggangan di antara penghuni rumah tersebut. Hal itu semakin  diperparah ketika si anak kurang bisa mencairkan suasana dengan  mengimbangi kesenjangan tersebut dengan melakukan hal-hal yang bisa  membahagiakan orangtuanya. Padahal betapa banyak hati orang tua -bi  idznillah- yang luluh untuk menerima kebenaran yang dibawa si anak bukan  karena pintarnya anak beragumentasi, namun karena terkesannya sang  orang tua dengan akhlak dan budi pekerti anaknya yang semakin mulia  setelah dia ngaji!! Penjelasan ini sama sekali tidak mengecilkan urgensi  argumentasi yang kuat, namun alangkah indahnya jika seorang muslim  apalagi seorang salafi bisa memadukan antara argumentasi yang kuat  dengan akhlak yang mulia!.”&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: lucida grande;"&gt;Maka, akhlaq yang mulia adalah jalan terdekat menuju luluhnya hati  orangtua. Anak adalah mutiara hati orang tua. Saat mutiara itu bersinar,  hati orang tua mana yang tidak menjadi terang.&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: lucida grande;"&gt;Percaya atau tidak. Kedekatanmu kepada mereka, perhatianmu,  kelembutanmu, bahkan hanya sekedar wajah cerah dan senyummu di hadapan  mereka adalah bagaikan sinar mentari yang menghangatkan hati mereka.&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: lucida grande;"&gt;Sayangnya, banyak dari kita yang justru melalaikan hal ini. Kita  terlalu sibuk dengan tuntutan kita karena selama ini orangtua-lah yang  banyak menuruti keinginan kita. Seakan-akan hanya orangtua-lah yang  wajib berlaku baik pada kita, sedang kita tidak wajib berbuat baik pada  mereka. Padahal, kitalah sebagai anak yang seharusnya lebih banyak  mempergauli mereka dengan baik.&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: lucida grande;"&gt;Kita pun terlalu sibuk dengan dunia kita. Juga sibuk dengan  teman-teman kita. Padahal &lt;a title="Ayah, Ibu... biarkan ananda  istiqomah" href="http://muslimah.or.id/akhlaq/ayah-ibu-biarkan-ananda-istiqomah.html"&gt;orang  tua&lt;/a&gt; hanya butuh sedikit perhatian kita. Kenapakah kita begitu pelit  mengirimkan satu sms saja untuk menanyakan kabar mereka tiap hari?  Sedangkan berpuluh-puluh SMS kita kirimkan untuk sekadar bercanda ria  dengan teman kita.&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: lucida grande;"&gt;Kemudian, beratkah bagi kita untuk menyenangkan mereka dengan hadiah?  Janganlah engkau remehkan meski sekedar membawa pulang oleh-oleh  seplastik singkong goreng kesukaan ayah atau sebungkus siomay favorit  ibu. Harganya memang tak seberapa, tapi hadiah-hadiah kecil yang  menunjukkan bahwa kita tahu apa kesukaan mereka, apa yang mereka tak  suka, dan apa yang mereka butuhkan, jauh lebih berharga karena lebih  menunjukkan besarnya perhatian kita.&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: lucida grande;"&gt;&lt;strong&gt;Dakwahku, Bukti Cintaku Kepada Ayah Ibu…&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: lucida grande;"&gt;Hakikat kecintaan kita terhadap seseorang adalah menginginkan  kebaikan bagi dirinya, sebagaimana kita menginginkan kebaikan bagi diri  kita sendiri. Sebagaimana sabda Rasulullah &lt;em&gt;shallallahu ‘alaihi wa  sallam&lt;/em&gt;, &lt;em&gt;“Tidak akan sempurna keimanan salah seorang di antara  kalian, sehingga dia mencintai bagi saudaranya sebagaimana dia mencintai  bagi dirinya sendiri.”&lt;/em&gt; (HR. Bukhari dan Muslim). Maka, wujud  kecintaan kita kepada orangtua kita adalah mengusahakan kebaikan bagi  mereka.&lt;br /&gt;Tahukah engkau kebaikan apa yang dimaksud?&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: lucida grande;"&gt;Seorang ayah telah berbuat baik kepada anaknya dengan pendidikan dan  nafkah yang diberikan. Sedangkan ibunya telah merawat dan melayani  kebutuhan anak-anaknya. Maka sudah semestinya anaknya membalas kebaikan  tersebut. Dan sebaik-baik kebaikan adalah mengajak mereka kepada  kebahagiaan dan menyelamatkan mereka dari api neraka. Allah Ta’ala  berfirman, yang artinya, &lt;em&gt;“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah  dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya dari manusia  dan batu.”&lt;/em&gt; (Qs. At Tahrim 6)&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: lucida grande;"&gt;Saudariku, jika engkau benar-benar mencintai orangtuamu, maka  jadikanlah dakwahmu sebagai bakti terindahmu kepada mereka. Ingatlah  lagi mengenai dakwah Nabi Ibrahim kepada orangtuanya. Bakti pada orang  tua sama sekali tidak menghalangi kita untuk berdakwah pada mereka.  Justru karena rasa cintalah, yang membuat kita menasihati mereka. Jika  bukan kita, maka siapakah lagi yang akan mendakwahi mereka?&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: lucida grande;"&gt;Apakah harus dengan mengajak mereka mengikuti kajian? Jika bisa,  alhamdulillah. Jika tidak, maka sesungguhnya ada banyak cara yang bisa  engkau tempuh agar mereka bisa mengetahui ilmu syar’i dan  mengamalkannya.&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: lucida grande;"&gt;Jadilah engkau seorang yang telaten dan tidak mudah menyerah dalam  berdakwah kepada orang tuamu.&lt;br /&gt;Ingatlah ketika engkau kecil. Ketika engkau hanya bisa tidur dan  menangis. Orangtuamulah yang mengajarimu, mengurusmu, memberimu makan,  membersihkanmu dan memenuhi kebutuhanmu. Ketika engkau mulai merangkak,  kemudian berdiri, dengan sabar orangtuamu memegang tanganmu dan  melatihmu. Dan betapa senangnya hati orangtuamu melihat langkah kaki  pertamamu. Bertambah kesenangan mereka ketika engkau berjalan meski  dengan tertatih-tatih. Saat engkau telah bisa berlari-lari, pandangan  orangtuamu pun tak lepas darimu. Menjagamu dari melangkah ke tempat yang  berbahaya bagimu.&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: lucida grande;"&gt;Ketika engkau mulai merasa letih berdakwah, ingatlah bahwasanya  orangtuamu telah membesarkanmu, merawatmu, mendidikmu bertahun-tahun  tanpa kenal lelah.&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: lucida grande;"&gt;Ya. Bertahun-tahun mereka mendidikmu, bersabar atas kenakalanmu… Maka  mengapakah engkau begitu mudahnya menyerah dalam berdakwah kepada  mereka? Bukankah kewajiban kita hanyalah menyampaikan, sedangkan  Allah-lah Yang Maha Pemberi Hidayah. Maka teruslah berdakwah hingga  datang waktunya Allah Membuka hati kedua orangtua kita.&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: lucida grande;"&gt;&lt;strong&gt;Landasi Semuanya Dengan Ilmu&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: lucida grande;"&gt;Seorang anak dengan sedikit ilmu, maka bisa jadi ia akan bersikap  lemah dan mudah futur (putus asa) saat menghadapi rintangan dari  orangtuanya yang sudah banyak makan garam kehidupan. Bahkan, ia tidak  bisa berdakwah pada orang tuanya. Sedangkan seorang anak yang ilmunya  belum matang, bisa jadi ia bersikap terlalu keras. Sehingga orangtuanya  justru makin antipati dengan dakwah anaknya.&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: lucida grande;"&gt;Maka, bekalilah dirimu dengan ilmu berdasarkan Al Qur’an dan Sunnah  berdasarkan pemahaman yang benar, yaitu pemahaman salafush shalih.  Karena dengan ilmulah seorang mampu bersikap bijak, yaitu mampu  meletakkan segala sesuatu pada tempatnya.&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: lucida grande;"&gt;Dengan ilmulah kita mengetahui hukum dari permasalahan yang kita  hadapi dan bagaimana solusinya menurut syariat. Dengan ilmulah kita  mengetahui, pada perkara apa saja kita harus menaati orang tua. Pada  perkara apa sebaiknya kita bersikap lembut. Dan pada perkara apakah kita  harus teguh layaknya batu karang yang tetap berdiri tegak meski  berkali-kali dihempas ombak. Dan yang tidak kalah pentingnya kita bisa  berdakwah sesuai dengan yang dikehendaki Allah dan Rasul-Nya.&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: lucida grande;"&gt;Maka tidak benar jika saat terjadi benturan sang anak justru berputus  asa dan tidak lagi menuntut ilmu syar’i. Padahal dia justru sangat  butuh pada ilmu tersebut agar dapat menyelesaikan permasalahannya. Saat  terjadi konflik dengan orang tua sehingga engkau kesulitan mendatangi  majelis ilmu, usahakanlah tetap menuntut ilmu meski hanya sekedar  membaca buku, mendengar rekaman kajian atau bertanya kepada ustadz. Dan  segeralah kembali ke majelis ta’lim begitu ada kesempatan. Jangan lupa!  Niatkanlah ilmu yang kau cari itu untuk menghilangkan kebodohan pada  dirimu dan orang lain, terutama orangtuamu. Karena merekalah kerabat  yang paling berhak atas dakwah kita.&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: lucida grande;"&gt;Karena itu, wahai saudariku…&lt;br /&gt;Istiqomahlah!&lt;br /&gt;Dan bingkailah keteguhanmu dengan ilmu dan amal shalih&lt;br /&gt;Hiasilah dirimu di depan orangtuamu dengan akhlaq yang mulia&lt;br /&gt;Tegar dan sabarlah!&lt;br /&gt;Tegarlah dalam menghadapi rintangan yang datang dari orangtuamu.&lt;br /&gt;Dan sabarlah dalam berdakwah kepada orang tuamu&lt;br /&gt;Tetap istiqomah dan berdakwah. Sambil terus mendoakan ayah dan ibu&lt;br /&gt;Hingga saat datangnya pertolongan Allah…&lt;br /&gt;Yaitu saat hati mereka disinari petunjuk dari Allah&lt;br /&gt;insyaa Allah&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: lucida grande;"&gt;Teriring cinta untuk ibu dan bapak…&lt;br /&gt;Semoga Allah Mengumpulkan kita di surga Firdaus-Nya. Amiin.&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: lucida grande;"&gt;&lt;strong&gt;Maraaji’:&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol style="font-family: lucida grande;"&gt;&lt;li&gt;&lt;em&gt;Durhaka kepada orang Tua&lt;/em&gt; oleh ustadz Aunur Rofiq bin  Ghufron, majalah Al Furqon edisi 2 Tahun IV&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;em&gt;14 Contoh Praktek Hikmah Dalam Berdakwah&lt;/em&gt;, Ustadz Abdullah  Zaen, Lc.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kajian &lt;em&gt;Bahjah Qulub Al Abror&lt;/em&gt; oleh ustadz Abu Ukkasyah Aris  Munandar, tanggal 4 November 2007&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p style="font-family: lucida grande;"&gt;***&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: lucida grande;"&gt;Artikel &lt;a title="Ayah, Ibu... biarkan ananda istiqomah" href="http://muslimah.or.id/akhlaq/ayah-ibu-biarkan-ananda-istiqomah.html"&gt;www.muslimah.or.id&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5187213046365919440-4596875817701884042?l=luphysics08.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luphysics08.blogspot.com/feeds/4596875817701884042/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://luphysics08.blogspot.com/2010/04/sangat-menyukai-artikel-ini.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5187213046365919440/posts/default/4596875817701884042'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5187213046365919440/posts/default/4596875817701884042'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luphysics08.blogspot.com/2010/04/sangat-menyukai-artikel-ini.html' title='sangat menyukai artikel ini'/><author><name>Gita luphysics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01643547361027246525</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-901D5S6oYZs/TeDwKDwYt7I/AAAAAAAAALM/Ssei8inmveI/s220/images.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5187213046365919440.post-4746030292674758089</id><published>2010-02-19T03:03:00.000-08:00</published><updated>2010-02-19T05:38:31.475-08:00</updated><title type='text'>sebelum semuanya menjadi fisika</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family:webdings;"&gt;Perjalananku masuk universitas sangatlah panjang, tes sana sini...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: webdings;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;hm...........Alhamdulillah banyak jalur yang disediakan pada lulusan SMA angkatan kami.... duh senangnya^_^&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;di beberapa universitas yang aku daftar, tepatnya 4 universitas. aku tak menetapkan 1 jurusan yang aku harus lulusi..hihi!!! tak ada 1pun jurusan yang sama.... Dengan modal bimbel dan nekat.... hehe&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;mulai dari kedok, kebidanan, keperawatan, biologi, akutansi, dan fisika. Dan akhirnya..... teng de deng de deng!!!!! Fisika ey..... hehe&lt;br /&gt;pilihan itu sebenarnya bukan berarti saya hebat banget fisika looooh!! malah sebaliknya, aku cuman pengen ngebuktiin saja ma guruku kalau gita mampu belajar fisika. Dan sekarang adalah prosesku menjadi ahli fisika... amiiiin, mohon doanya!!!&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;mau kenalan sama teman2qu di Fisika?????!!!&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt; &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_3rfU8n1EnJQ/S36Riwf0UBI/AAAAAAAAAA0/UJ2gO7W6De8/s1600-h/CIMG3244.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 385px; height: 155px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_3rfU8n1EnJQ/S36Riwf0UBI/AAAAAAAAAA0/UJ2gO7W6De8/s320/CIMG3244.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5439945426230071314" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;foto ni adalah moment yang paling mengharukan sekaligus menyenangkan........&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Senang karena jadi anggota HIMAFI(Himpunan Mahasiswa Fisika)&lt;br /&gt;Terharu karna kami semua bisa jalani pengkaderan ini dengan tetap semangat&lt;br /&gt;motto kami " Melangkah Bersama Dalam 1 Janji"&lt;br /&gt;*Jayalah HIMAFI Fisika Nan Jaya*&lt;br /&gt;_till the end_&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5187213046365919440-4746030292674758089?l=luphysics08.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luphysics08.blogspot.com/feeds/4746030292674758089/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://luphysics08.blogspot.com/2010/02/sebelum-semuanya-menjadi-fisika.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5187213046365919440/posts/default/4746030292674758089'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5187213046365919440/posts/default/4746030292674758089'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luphysics08.blogspot.com/2010/02/sebelum-semuanya-menjadi-fisika.html' title='sebelum semuanya menjadi fisika'/><author><name>Gita luphysics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01643547361027246525</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-901D5S6oYZs/TeDwKDwYt7I/AAAAAAAAALM/Ssei8inmveI/s220/images.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_3rfU8n1EnJQ/S36Riwf0UBI/AAAAAAAAAA0/UJ2gO7W6De8/s72-c/CIMG3244.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5187213046365919440.post-7896884998328734434</id><published>2010-02-18T06:16:00.000-08:00</published><updated>2010-08-04T01:07:45.072-07:00</updated><title type='text'>PerKenalkan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_3rfU8n1EnJQ/TFdgUSpCwYI/AAAAAAAAAEE/9krCio8US3k/s1600/a.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 204px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_3rfU8n1EnJQ/TFdgUSpCwYI/AAAAAAAAAEE/9krCio8US3k/s320/a.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5500971371573985666" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allhamdulillah blogQu tlah jadi!!!&lt;br /&gt;Panggil saja sy Gita, kelahiran Kendari 15 November 1990. Suka warna pink dan Doraemon.. ^_^ punya adik 2 (co ce)dan kakak 1 (co).&lt;br /&gt;Kuliah di Universitas Hasanuddin Jurusan Fisika prodi Fisika angkatan 2008. Sungguh tak diduga dan tak disangka saya harus menjadi mahasiswa Fisika, yang semenjak pelajaran ini menyapaku aku mengabaikannya bahkan membencinya. Yah.... betul kata pepatah... &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;"Janganlah terlalu membenci sesuatu"&lt;/span&gt;. Akhirnya mau tidak mau harus mau!!! and next....harus bisa jadi mahasiswa fisika yang berguna bagi semua orang dan untuk diriku sendirinya tentunya...hehehe&lt;br /&gt;Buat papa mama yang selalu mendukung apa yang menjadi keputusanku.... makasih ma... pa.... tiada kata terindah selain rasa syukur alhamdulillah tlah memiliki kalian. hiks...hiks T_T jadi rindu keluarga di kendari.&lt;br /&gt;Ok!!! kembali ke soal fisika...... bersyukur rasanya takdir mempertemukanku dengan fisika.... sungguh di fisika mengajarkanku segalanya!!!&lt;br /&gt;terimakasih ya Allah...&lt;br /&gt;terimakasih bwt cwdra_i yg selalu ada untukku.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5187213046365919440-7896884998328734434?l=luphysics08.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luphysics08.blogspot.com/feeds/7896884998328734434/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://luphysics08.blogspot.com/2010/02/perkenalkan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5187213046365919440/posts/default/7896884998328734434'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5187213046365919440/posts/default/7896884998328734434'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luphysics08.blogspot.com/2010/02/perkenalkan.html' title='PerKenalkan'/><author><name>Gita luphysics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01643547361027246525</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-901D5S6oYZs/TeDwKDwYt7I/AAAAAAAAALM/Ssei8inmveI/s220/images.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_3rfU8n1EnJQ/TFdgUSpCwYI/AAAAAAAAAEE/9krCio8US3k/s72-c/a.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
